kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.012   49,00   0,27%
  • IDX 5.792   97,05   1,70%
  • KOMPAS100 753   17,38   2,36%
  • LQ45 571   13,81   2,48%
  • ISSI 200   1,97   0,99%
  • IDX30 323   7,68   2,43%
  • IDXHIDIV20 397   8,26   2,12%
  • IDX80 85   1,98   2,38%
  • IDXV30 108   1,58   1,49%
  • IDXQ30 104   2,04   2,00%

Rupiah bisa menguji penguatan dalam sepekan ke depan


Minggu, 09 Desember 2018 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih cenderung melemah hingga akhir pekan lalu. Jumat (7/12), Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) melemah 0,22% ke Rp 14.539 per dollar Amerika Serikat (AS). Dalam sepekan, Jisdor melemah 1,39%.

Di pasar spot, rupiah menguat 0,28% ke Rp 14.480 per dollar AS di hari Jumat. Tapi, rupiah masih melemah 1,24% dalam sepekan. Rupiah sempat menguat karena cadangan devisa Indonesia yang meningkat.

“Sentimen yang memengaruhi pelemahan rupiah salah satunya karena peristiwa tertangkapnya pengusaha asal Tiongkok,” kata Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra kepada Kontan.co.id, Minggu (9/12).

Chief Financial Officer (CFO) Huawei Technologies Tiongkok, Meng Wanzhou dituding melanggar sanksi perdagangan AS terhadap Iran. Sehingga, ini menambah ketegangan Tiongkok dan AS.

Menurut Putu data tenaga kerja AS yang dirilis akhir pekan ikut menjadi alasan melemahnya rupiah. Rilis tersebut melaporkan bahwasannya data tenaga kerja AS lebih baik daripada ekspektasi.

Putu memprediksi rupiah berpotensi menguat sepekan ke depan karena perekonomian AS diindikasikan melambat dalam jangka pendek. Putu memproyeksikan sepekan depan rupiah berada di rentang Rp 14.280 per dollar AS hingga Rp 14.640 per dollar AS di tengah sentimen dalam negeri yang minim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×