kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Rupiah bisa melemah tipis


Senin, 27 Agustus 2012 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/3/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.


Reporter: Choirunnisak Fauziati | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah cenderung bergerak di rentang yang sempit dan melemah. Suasana pasar yang sepi pasca-libur lebaran menahan gerak pasangan USD/IDR.

Research Analyst BNI Klara Pramesti memprediksi, faktor eksternal masih menjadi faktor dominan mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini. Kebijakan European Central Bank (ECB) yang membatasi yield serta akan membeli obligasi negara-negara bermasalah di Uni Eropa dianggap menjadi sentimen positif bagi rupiah.

Kebijakan ini akan menguatkan euro dan menekan dollar AS. “Kondisi ini akan menguntungkan posisi rupiah,” ungkap Klara.

Sementara, sentimen dari dalam negeri tidak akan banyak berpengaruh. Menurutnya, pasar masih menunggu data inflasi dan ekspor-impor yang dijadwalkan rilis akhir bulan ini. Klara cukup yakin Bank Indonesia (BI) akan tetap menjaga rupiah di level Rp 9.500.

Veni Kriswandi, Head of Trading Commonwealth Bank, menambahkan, rupiah berpotensi melemah karena kebutuhan valas di dalam negeri meningkat.

Veni memprediksi, hari ini rupiah bergerak di 9.480-9.530. Proyeksi Klara, pairing USD/IDR akan berada di 9.450-9.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×