kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rupiah bisa lanjutkan penguatan pekan depan


Sabtu, 10 September 2016 / 16:30 WIB
Rupiah bisa lanjutkan penguatan pekan depan


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah mencatat kinerja positif sepanjang minggu ini, meski terkikis di akhir pekan. Di pasar spot, Jumat (9/9), kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah 0,34% ke level 13.108 dibanding Kamis (8/9). Tapi, selama sepekan rupiah menguat 1%.

Mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah kemarin cenderung flat di posisi 13.089 dan menguat sebesar 1,3% satu pekan ini.

Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, menjelaskan, rupiah menguat signifikan selama pekan ini, setelah berkurangnya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September 2016. Sebab, data tenaga kerja AS di Agustus mengecewakan.

Di sisi lain, data ekonomi Indonesia justru menggembirakan. Cadangan devisa di Agustus tercatat US$ 133,5 miliar, naik dari Juli sebesar US$ 111,4 miliar.

"Tapi, rupiah melemah pada akhir pekan setelah data klaim pengangguran AS berkurang. Koreksi rupiah juga disebabkan faktor teknikal," kata Putu.

Faktor lain, angka penjualan ritel selama Juli turun tajam menjadi 6,7% dari bulan sebelumnya 15,9%.

Josua Pardede, Ekonom PT Bank Permata Tbk, bilang, peningkatan cadangan devisa menunjukkan potensi kenaikan suku bunga The Fed tidak mengurangi minat investor asing masuk ke Indonesia.

Perkembangan tax amnesty akan jadi fokus rupiah pekan depan. Proyeksi Putu, rupiah menguat di kisaran 13.000–13.300. Sedang Josua memprediksi penguatan rupiah terbatas di posisi 13.050–13.200.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×