kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Rupiah berpotensi kembali menguat sepekan mendatang


Minggu, 06 Januari 2019 / 13:05 WIB
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah kembali menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (4/1). Mengutip Bloomberg, mata uang garuda menguat 1,02% di level Rp 14.270 per dollar AS. Pengutan juga terjadi dalam kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) sebesar 0,85% ke Rp 14.350 per dollar AS.

“Saat ini menguat karena Senin depan ada indikasi perang dagang meredam,” kata Direktur Utama, PT Garuda Berjangka, Ibrahim kepada Kontan.co.id, Jumat (4/1).

Senin besok rencananya AS dan China akan kembali melakukan pertemuan untuk membahas perang dagang. Pertemuan ini di hadiri oleh pejabat setingkat menteri dari kedua belah negara.

Pada Kamis lalu Presiden AS Donald Trump mendapatkan surat dari Presiden Korea Utara Kim Jong-un. Surat itu berisi tindak lanjut tentang rencana pertemuan guna membahas denuklirisasi di semenanjung Korea.

“Hal itu sedikit menenangkan pasar, kemudian tren dollar AS sekarang melemah yang dimanfaatkan rupiah,” kata Ibrahim. Mendekati pemilihan umum Indonesia April mendatang suasana politik berjalan dengan damai.

Ia memprediksi pada perdagangan Senin (7/1) rupiah akan kembali menguat di kisaran Rp 14.231-Rp 14.290 per dollar AS. Sedangkan dalam sepekan depan rupiah akan berkisar di level Rp 14.200-Rp 14.320 per dollar AS.

Ibrahim menambahkan, jika data fundamental Indonesia pada pekan depan menunjukan hasil yang positif tidak menutup kemungkinan rupiah bisa saja berada di level Rp 14.100 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×