kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas Kamis (9/4), Ini Proyeksi dan Sentimen


Rabu, 08 April 2026 / 16:37 WIB
Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas Kamis (9/4), Ini Proyeksi dan Sentimen
ILUSTRASI. Konflik Iran-Israel kembali memanas. Rupiah berpotensi terimbas volatilitas global. Jangan lewatkan analisis lengkap dampaknya. (AFP/BAY ISMOYO)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Kamis (9/4), seiring berlanjutnya sentimen positif global meski masih dibayangi sejumlah risiko eksternal.

Diketahui di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 17.012 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Rabu (8/4/2026), menguat 0,55% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.105 per dolar AS.

Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 17.009 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/4/2026), menguat 0,48% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.092 per dolar AS.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, penguatan rupiah kali ini ditopang oleh membaiknya sentimen global atau risk on.

Baca Juga: Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) Beli Saham Anak Usaha OASA, Ini Tujuannya

Hal ini dipicu oleh kabar gencatan senjata sementara selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran, yang meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap eskalasi konflik geopolitik.

Meski demikian, Lukman menyebut tren penguatan rupiah masih akan terbatas.

"Namun, penguatan terbatasi oleh data yang menunjukkan cadev Indonesia yang kembali turun dan merupakan penurunan 4 bulan berturut-turut," jelas Lukman kepada Kontan, Rabu (8/4/2026).

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang menahan laju apresiasi rupiah lebih lanjut.

Untuk perdagangan Kamis (9/4/2026), Lukman memperkirakan sentimen risk on masih akan berlanjut dan menopang pergerakan rupiah. Namun, penguatannya diproyeksikan tetap terbatas.

Hal ini karena harga minyak dunia, meskipun terkoreksi cukup dalam pada hari ini, masih berada di level tinggi. Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi pelebaran defisit anggaran Indonesia.

Baca Juga: IHSG Melonjak 4,42% ke 7.279 pada Rabu (8/4/2026), BRPT, AMMN, MBMA Top Gainers LQ45

Selain itu, pelaku pasar juga akan mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Pasalnya, konflik antara Iran dan Israel dilaporkan masih berlangsung, sehingga berpotensi memicu volatilitas di pasar keuangan global.

“Tidak ada data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri. Pasar akan terus memantau perkembangan Timur Tengah, karena Iran dan Israel masih saling menyerang saat ini,” imbuhnya.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 16.950 - Rp 17.050 per dolar AS pada Kamis (9/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×