kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Rupiah awali tahun 2020 dengan menguat di kurs Jisdor


Kamis, 02 Januari 2020 / 10:14 WIB
ILUSTRASI. Seorang teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghitung uang pecahan Rp100 ribu di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (19/12/2019). Rupiah awali tahun 2020 dengan menguat di kurs Jisdor pada Kamis (2/2). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Irene Sugiharti, Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah mengawali tahun 2020 dengan menguat di kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate alias Jisdor. Pada Kamis (2/1), rupiah hari ini bertengger di level Rp 13.895 per dolar AS di kurs Jisdor.

Sementara pada perdagangan terakhir tahun 2019, rupiah berada di posisi Rp 13.901 per dolar AS di kurs tengah BI.

Baca Juga: Rupiah dibuka melemah di perdagangan perdana 2020

Di sisi lain, rupiah hari ini melempem di pasar spot. Mengutip Bloomberg pada pukul 9.58 WIB, rupiah berada di level Rp 13.902 per dolar AS alias melemah 0,26%.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, selepas libur Tahun Baru, volume transaksi masih sepi.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, keperkasaan mata uang garuda datang dari data inflasi tahun 2019 yang dirilis hari ini.

"Inflasi masih terkendali sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah," kata dia, kemarin.

Baca Juga: Proyeksi Inflasi Desember 2019; Masih Stabil Meski Ada Libur Nataru premium

Hari ini, Ibrahim memperkirakan rupiah di kisaran Rp 13.863-Rp 13.905 per dolar AS. Proyeksi Lana, rupiah di rentang Rp 13.900-Rp 13.920.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×