kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.594.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 17.941   23,00   0,13%
  • IDX 5.936   -157,61   -2,59%
  • KOMPAS100 766   -19,95   -2,54%
  • LQ45 591   -10,76   -1,79%
  • ISSI 206   -6,62   -3,11%
  • IDX30 330   -4,72   -1,41%
  • IDXHIDIV20 423   -4,31   -1,01%
  • IDX80 88   -2,12   -2,37%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,04   -0,95%

Rupiah Anjlok di Tengah Kejatuhan IHSG, Ini Proyeksi Selasa (13/10)


Senin, 12 Oktober 2026 / 16:40 WIB
Rupiah Anjlok di Tengah Kejatuhan IHSG, Ini Proyeksi Selasa (13/10)
ILUSTRASI. Rupiah Melemah-Petugas menghitung uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih bergerak di bawah tekanan pada perdagangan awal pekan ini, di tengah sentimen penghindaran risiko (risk-off) di pasar keuangan domestik maupun regional.

Melansir Bloomberg pada Senin (12/10/2026). Mata uang garuda ditutup turun 0,08% secara harian ke level Rp 17.913 per dolar AS. 

Sejalan dengan itu, rupiah berdasarkan kurs JISDOR (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) ditutup di level Rp 17.899 per dolar AS, atau melemah 0,8% dibandingkan penutupan akhir pekan.

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Tertekan Isu MSCI, Simak Proyeksinya untuk Selasa (13/10)

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen risk-off di pasar ekuitas domestik dan regional. 

“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar di tengah sentimen risk-off pasar ekuitas domestik maupun regional. Investor juga masih cenderung berhati-hati di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan antisipasi data inflasi AS pekan ini,” ujar Lukman kepada Kontan, Senin (12/10/2026).

Memang, penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (12/10/2026), ditutup turun signifikan sebanyak 157,61 poin (2,59%) ke bawah level 6.000, tepatnya level 5.936,15. 

Level IHSG ini tercatat yang terendah dalam tiga bulan terakhir atau terhitung sejak 3 Juli 2026.

Ke depan Lukman menambahkan, belum ada data ekonomi penting dari dalam negeri maupun luar negeri yang menjadi perhatian utama pasar. 

Karena itu, pelaku pasar masih akan mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak mentah dunia, serta imbal hasil obligasi.

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp 17.850-Rp 17.950 per dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10).

Baca Juga: Dana Kelolaan Reksadana Susut Rp 40 Triliun, 10 MI Kuasai 76,4% Pasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×