kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.001,74   -2,58   -0.26%
  • EMAS981.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Rugi Bersih Tergerus, Fortune Indonesia Memproyeksi Raih Laba Pada 2022


Jumat, 17 Desember 2021 / 14:34 WIB
Rugi Bersih Tergerus, Fortune Indonesia Memproyeksi Raih Laba Pada 2022
ILUSTRASI. Petugas keamanan mengenakan masker berjaga di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (26/3). Rugi Bersih Tergerus, Fortune Indonesia Memproyeksi Raih Laba Pada 2022.

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) memproyeksi bisa membukukan keuntungan pada tahun 2022. Hal ini seiring dengan industri periklanan dan hubungan masyarakat (public relation) yang diprediksi lebih cerah pada tahun depan.

Sebagai gambaran, sepanjang sembilan bulan pertama 2021, perusahaan masih membukukan rugi bersih Rp 1,08 miliar. Meskipun begitu, jumlah tersebut sudah berkurang 91,4% dibanding rugi bersih periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp 12,55 miliar.

Direktur Keuangan Fortune Indonesia Iwan Lee memprediksi, hingga akhir tahun 2021, kerugian perusahaan masih bisa ditekan lagi sejalan dengan kinerja kuartal IV-2021 yang lebih bagus. Terlebih lagi, secara musiman, industri periklanan biasanya memang membaik pada kuartal terakhir.

Baca Juga: Ini Bank yang Menguntungkan Untuk Jadi Neoliuner

"Dengan pencapaian tahun 2021 serta berbagai improvement yang sudah dilakukan, kami berharap di tahun depan sudah bisa membukukan laba," kata Iwan dalam acara public expose Fortune Indonesia secara virtual, Jumat (17/12).

Untuk meningkatkan kinerja bottom line, perusahaan akan kembali mengkaji beban operasional perusahaan secara komprehensif supaya semakin optimal dan efisien. Biaya gaji menjadi komponen terbesar dalam beban operasional sehingga perusahaan akan mengupayakan efisiensi penggunaan sumber daya manusia.

Direktur Utama Fortune Indonesia Ratna Puspitasari menambahkan, industri periklanan dan public relation diprediksi lebih baik di tahun 2022 setelah sempat terguncang di 2020-2021. Prospek cerah ini terlihat dari berbagai indeks seperti indeks penghasilan, ekspektasi liabilitas, dan ketersediaan pekerjaan yang lebih positif.

Baca Juga: BNI bidik transaksi pembayaran di Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2021

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×