kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Risiko mereda, bursa Asia melaju kencang


Kamis, 09 Januari 2020 / 08:48 WIB
Risiko mereda, bursa Asia melaju kencang
ILUSTRASI. Bursa saham Asia melaju kencang setelah kemarin rontok.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia melaju kencang setelah kemarin rontok. Kamis (9/1) pukul 8.32 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 1,77% ke 23.615. Hang Seng naik 0,96% ke 28.350. 

Indeks Taiex menguat 1,06% ke 11.943. Kospi naik 1,18% ke 2.176. Straits Times menguat 0,41% ke 3.259. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia naik 0,49% ke 1.596.

Baca Juga: Rupiah mencapai level terkuat sejak Juni 2018

Iran yang menyatakan tidak ingin perang dan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa tidak ada korban jiwa dan akan mengenakan sanksi ke Iran meredakan tensi pasar keuangan yang terjadi kemarin. 

"Iran tampaknya mundur, yang berarti kabar baik untuk semua pihak, kata Trump. Dia mengatakan akan meluncurkan sanksi ekonomi bagi Iran tanpa merinci sanksi tersebut. 

Sementara Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan bahwa serangan Rabu (8/1) ke pangkalan militer AS di Irak mengakhiri respons Iran terhadap pembunuhan Qassem Soleimani. 

Baca Juga: Harga emas turun seiring meredanya konflik AS-Iran sementara

Shane Oliver, chief economist AMP Capital mengatakan bahwa investor kemarin mengkhawatirkan kondisi terburuk. "Pada malam hari, Iran menahan gempuran dan Trump menurunkan tensi yang dilihat investor sebagai penurunan risiko perang," kata Oliver kepada Reuters.

Harga sejumlah aset safe haven turun, seperti emas dan yen. Harga minyak pun lebih rendah dari posisi sebelum pembunuhan Qassem Soleimani Jumat lalu. 




TERBARU

Close [X]
×