kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Rights issue Mandiri oversubscribed lebih dari 2 kali


Kamis, 20 Januari 2011 / 13:58 WIB


Reporter: Didik Purwanto | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Aksi korporasi yang dilakukan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepertinya bakal berjalan mulus. Meski roadshow belum tuntas, penawaran saham terbatas (rights issue) bank beraset terbesar di Indonesia ini dikabarkan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed).

Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi, Achiran Pandu Djajanto menilai, kelebihan permintaan tersebut karena Bank Mandiri dianggap memiliki prospek yang bagus dan berkinerja cemerlang.

"Yang jelas oversubscribed lebih dari 2 kali. Tapi tidak lebih dari 6 kali," ungkap Pandu, Kamis (20/1).

Bank Mandiri menawarkan rights issue sebanyak 3,9 miliar saham pada kisaran harga Rp 4.000 - Rp 6.150 per saham. Namun, Pandu enggan menyebut harga pasti dari saham yang akan ditawarkan.

Cuma, Pandu mengakui agar saham yang dilempar bisa terserap pasar, dia memberikan pemanis (sweetener) berupa diskon harga dari rights issue tersebut sebagai penarik minat investor. "Tidak terlalu besarlah diskonnya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×