kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Resmikan Intellectual Property, Era Media Sejahtera (DOOH) Luncurkan Cinemagenda


Selasa, 09 Desember 2025 / 20:35 WIB
Resmikan Intellectual Property, Era Media Sejahtera (DOOH) Luncurkan Cinemagenda
ILUSTRASI. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE resmi meluncurkan Cinemagenda, sebuah Intellectual Property (IP) dalam rangkaian Jogja Asian Film Festival (JAFF) Market. Foto: DOK. SSPACE            


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE resmi meluncurkan Cinemagenda, sebuah Intellectual Property (IP) dalam rangkaian Jogja Asian Film Festival (JAFF) Market. 

Direktur Kreatif Era Media Sejahtera Irfan Handoko bilang Cinemagenda merupakan platform kurasi, edukasi, serta promosi film Indonesia yang memadukan insight kreatif dengan kekuatan jaringan media. 

Sebagai perusahaan transit media dan periklanan digital, SSPACE akan memanfaatkan berbagai aset DOOH, mulai dari TV Kereta di Jabodetabek, hingga kanal digital Instagram. 

Baca Juga: Kinerja Emiten Diproyeksikan Tertekan Pada 2025, Ini Penjelasan IHSG Masih Melaju

“Dengan memanfaatkan aset media yang kami miliki, kami ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati dan menonton film,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/12/2025). 

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Irfan bilang Cinemagenda juga memperkenalkan CIA atau Cinemagenda Agents, sebuah program pelatihan bagi komunitas muda untuk membangun kemampuan analisis film secara objektif. 

“Para CIA akan berperan memberikan perspektif independen terhadap film-film Indonesia yang tayang di bioskop, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan apresiasi sinema nasional,” ucap Irfan. 

Untuk diketahui, DOOH merupakan perusahaan yang bergerak di bidang periklanan digital luar ruang alias Digital Out-Of-Home (DOOH) dan teknologi periklanan dengan merek SSPACE. 

DOOH juga telah memanfaatkan periklanan berbasis teknologi, khususnya dalam memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasaran. 

Selanjutnya: Indonesia-Rusia Perkuat Industri Manufaktur Jelang Innoprom 2026

Menarik Dibaca: Ada Lazada 12.12 Promo Habis-Habisan, Berlangsung Mulai 11 hingga 14 Desember

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×