kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.850   -85,00   -0,47%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Rencana rights issue BBNI disinyalir penyebab indeks terkoreksi hari ini


Rabu, 15 Desember 2010 / 11:26 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur hari ini. Pada pukul 11.07, indeks tercatat melorot 0,85% menjadi 3.658,597. Mayoritas sektor terlihat memerah, dengan penurunan terbesar dialami sektor consumer goods dan agrikultur masing-masing sebesar 2,16% dan 2,04%.

Kepala Riset PT Universal Broker Satrio Utomo menilai, aksi jual yang melanda indeks pagi ini hanyalah koreksi jangka pendek. Isu yang dikemukakan adalah rencana rights issue Bank Negara Indonesia (BBII) yang bakal dihelat tak lama lagi.

"Saya menduga, banyak investor yang menjual asetnya untuk menebus rights issue BBNI," jelasnya. Dia lantas menjelaskan, investor harus menyetor uang untuk rights issue BBNI paling lama 20 Desember. Terkait hal itu, investor harus menjual asetnya paling lama besok.

Tomi -demikian dia akrab disapa- memprediksi, indeks masih akan didera tekanan jual dengan level support 3.650. "Tapi saya rasa level ini juga tidak akan bertahan lama sehingga peluang koreksi yang lebih besar masih terbuka namun tidak sampai di bawah level 3.600," paparnya.

Adapun saham-saham yang direkomendasikan menurut Tomi berasal dari sektor komoditas seperti batubara dan crude palm oil (CPO).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×