kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Rencana kenaikan BBM memperlemah posisi rupiah


Kamis, 18 April 2013 / 10:57 WIB
ILUSTRASI. Pada Promo 11.11 ini, McD mengadakan promo Cashback ShopeePay sebesar 50% via Drive Thru atau Take Away! (dok/McDonalds)


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan rupiah pagi ini (18/4) kembali melemah. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.15 WIB, rupiah melemah 0,2% menjadi 9.275 per dollar AS. Level tersebut lebih 0,2% lebih perkasa ketimbang kontrak rupiah di pasar non deliverable forward (NDF) yang pagi ini melemah 0,1% menjadi 9.747.

Pelemahan rupiah dinilai terjadi akibat rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan skema dua harga BBM yang dikhawatirkan akan mempercepat laju inflasi dari level tertinggi 22 bulan pada Maret.

Menurut Santitarn Sathirathai, ekonom Credit Suisse Group AG, kenaikan harga BBM untuk kendaraan pribadi akan menyumbang inflasi sebesar 0,2% ke inflasi.

"Menurunkan subsidi akan mempercepat inflasi dan akan memperlemah rupiah untuk jangka pendek. Meskipun untuk jangka oanjang dampaknya akan positif untuk posisi fiskal," jelas Fahrudin Harus Prastowo, foreign-exchange trader PT bank Rakyat Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×