kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.528   28,00   0,16%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Reliance Asset Management bantah kelola KPD Askrindo


Jumat, 05 Agustus 2011 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Produk minuman Coca-Cola


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Reliance Asset Mangement (RAM) membantah mengelola kontrak pengleloaan dana (KPD) milik PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).

Presiden Direktur RAM Agus Gunawan mengatakan, Reliance tidak mempunyai produk investasi berupa KPD. Dia mengaku, pihaknya baru mengetahui setelah ada klaim dari pihak Askrindo.

"Kami sudah memberikan dokumen berupa laporan keuangan mulai dari 2005 - 2010 sebagai bukti kepada Bapepam-LK dan Kemeneg BUMN," ujarnya. Dokumen-dokumen tersebut diberikan di awal 2011 kemarin.

Seperti diketahui, Reliance Asset Management dan dua perusahaan manajer investasi lainnya yaitu Jakarta Investment dan Harvestindo Asset Mangement disebut-sebut mengelola KPD milik perusahaan asuransi kredit milik BUMN itu.

Hal itu diketahui dalam laporan keuangan Askrindo. Tercatat ada transaksi pengelolaan dana dengan sejumlah sekuritas dan perusahaan manajer investasi. Diketahui, sekuritas yang dimaksud adalah Jakarta Securities, Reliance Securities, dan Batavia Prosperindo. Kabarnya, total dana yang beredar di lima perusahaan investasi itu sebesar Rp 500 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×