kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Reksadana terproteksi dominasi kelolaan BNI AM


Senin, 05 Februari 2018 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Gerai BNI Asset Management


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga Januari 2018, total dana kelolaan BNI AM mencapai Rp 20 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 11% dibandingkan kelolaan akhir tahun sejumlah Rp 18 triliun.

Putut E. Andanawarih Direktur BNI Asset Management mengatakan, sebagian besar penyokong dana kelolaan berasal dari reksadana terproteksi yaitu mencapai Rp 7,5 triliun.

Sementara, porsi dana kelolaan reksadana saham sekitar Rp 2,5 triliun. Lalu, dana kelolaan reksadana pendapatan tetap sebesar Rp 3 triliun dan reksadana pasar uang menyumbang dana kelolaan Rp 2 triliun.

Setahun kemarin, secara rata-rata reksadana saham di BNI AM menghasilkan return 18%-20%. Sementara, kinerja reksadana pendapatan tetap berkisar 12%-15%, dan reksdana pasar uang berkinerja 5%-6%.

Putut memproyeksikan, IHSG memiliki potensi pertumbuhan menyentuh level 7.100 pada tahun ini atau naik 11%-12%. Sementara, instrumen obligasi diperkirakan bisa naik 7,5%-9,5% hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×