kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Rekomendasi Hold untuk BBRI


Selasa, 13 Juli 2010 / 11:23 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dalam hasil riset yang dirilis hari ini, BNI Securities mengulas mengenai rencana PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) untuk mengakuisisi Bank Agro. Kabarnya, akuisisi tersebut dipastikan akan dituntaskan pada bulan Agustus mendatang.

Pada RUPSLB BBRI, disebutkan bank pelat merah itu akan menyerap seluruh saham yang ditawarkan oleh Bank Agro. Sementara, Bank Agro dikatakan menawarkan sebanyak 75%-80% pada BBRI. Terkait rencana tersebut, BBRI telah menyiapkan dana sebanyak Rp 2,5 triliun. BBRI berencana mengakuisisi satu hingga dua perusahaan. Namun yang pasti, nilainya tidak melebihi Rp 2,5 triliun.

Catatan saja, nilai ekuitas Bank Agro pada kuartal I 2010 mencapai Rp 354 miliar. Sedangkan jumlah saham outstanding Bank Agro pada kuartal I 2010 tercatat 2,3 miliar. “Dengan penawaran 75% hingga 80%, maka nilai akuisisi Bank Agro dengan menggunakan harga pasar terakhir di posisi Rp 174 akan mencapai Rp 300 miliar lebih,” papar Asti Pohan, Analis BNI Securities. Dengan nilai sebesar itu, lanjut Asti, BBRI masih mempunyai kemampuan untuk mengakuisisi perusahaan lain.

Asti juga menjelaskan, pada tahun ini, kinerja BBRI juga akan terbantu dengan pertumbuhan kredit dan penurunan biaya pendanaan. Sementara itu, kenaikan nilai kredit macet yang meningkat pada akhir tahun 2009 secara laporan rugi laba, dapat ditutupi dengan turunnya nilai provisi.

“Kami memproyeksikan laba bersih BBRI akan meningkat sebanyak 8% dari tahun lalu,” tegasnya. Perhitungan harga wajar BBRI dengan menggunakan metode discounted dividend berada di level Rp 8.900. “Untuk sementara ini, kami merekomendasikan tahan atau hold untuk BBRI,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×