kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

RDPT mini hydro MMI raih kelolaan Rp 160 miliar


Kamis, 17 Agustus 2017 / 18:01 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) telah merilis Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) pada Juli lalu. Produk tersebut untuk membiayai proyek pembangunan pembangkit listrik mini hydro yang tersebar di Pulau Jawa.

Melalui RDPT mini hydro, MMI telah mengumpulkan dana kelolaan hingga Rp 160 miliar. "Harapannya bisa Rp 350 miliar-Rp 400 miliar," kata Endang Astharanti Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi, Rabu (16/8).

Sesuai dengan klausal terbatas, penawaran produk RDPT hanya diberikan kepada 100 calon investor dan melakukan kontrak dengan 49 nasabah dan satu manajemen investasi, yakni MMI.

Elina Wirjakusuma, SVP Wealth Management Group Bank Mandiri menjelaskan, penawaran RDPT mini hydro ini ditawarkan eksklusif melalui Bank Mandiri. Sebab, informasi yang diberikan harus detail dan memiliki nilai minimal pembelian yang besar yaitu Rp 5 miliar per unit.

Lanjut Endang, ke depan, MMI melihat sektor infrastruktur sebagai ladang yang menarik untuk mengarahkan penanaman investasi nasabahnya. Ia menjelaskan, MMI sedang mengkaji regulasi KIK DIRE atau DINFRA yang baru saja mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan.

"Ke depan yang mungkin akan kita coba di properti," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×