kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45997,25   4,56   0.46%
  • EMAS1.134.000 0,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Raup Dana IPO Rp 76 Miliar, Begini Rencana Ekspansi Ecocare (HYGN)


Selasa, 13 Februari 2024 / 15:26 WIB
Raup Dana IPO Rp 76 Miliar, Begini Rencana Ekspansi Ecocare (HYGN)
Direktur Utama PT Ecocare Indo Pasifik Tbk Wincent Yunanda usai pencatatan perdana saham HYGN di BEI, Jakarta (13/2/2024)..


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan layanan jasa higienitas dan sanitasi PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) mengantongi dana segar Rp 76,12 miliar melalui penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO). 

HYGN menawarkan maksimal 525 juta saham dengan harga IPO sebesar Rp 145 per saham. Jumlah saham yang dilepas ini setara dengan 20,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO. 

Adapun sekitar 1,93% dari jumlah tersebut atau 10,10 juta saham akan dialokasikan oleh HYGN untuk program kepemilikan saham pegawai atau Employee Stock Allocation (ESA). 

Wincent Yunanda, Direktur Utama Ecocare Indo Pasifik mengatakan, Ecocare akan menggunakan dana IPO untuk mendirikan cabang baru, terutama di kota tier dua dan tier tiga. 

Baca Juga: Resmi Melantai di BEI, Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Incar Pertumbuhan 25%

Kemudian dana IPO bakal dipakai adopsi digital dan peningkatan pendukung digital, akuisisi inventaris aset baru hingga pengembangan rangkaian unit higienitas premium dan khas dan sebagainya. 

"Dalam waktu dekat ini kami akan menambah tiga cabang baru di Pekanbaru, Lampung dan Banjarmasin," ucap Wincent usai acara pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/2). 

Wincent menuturkan, sekitar 49,20% dana IPO akan digunakan untuk modal kerja alias capital expenditure (capex). Sekitar 10%–15% dari dana tersebut akan dipakai untuk pembelian unit-unit alat kebersihan. 

Baca Juga: Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Resmi Melantai di BEI, Begini Kinerja Harga Sahamnya

Biasanya HYGN hanya membutuhkan capex sekitar Rp 15 miliar setiap tahunnya. Namun dengan adanya guyuran dana dari IPO, diharapkan bisa mempercepat ekspansi HYGN.

"Selama ini capex dari laba bersih karena ada dana IPO bisa lebih cepat pertumbuhannya. Umumnya capex dipakai untuk membeli unit higienitas dan kendaraan operasional," tuturnya.

Selanjutnya: Long Weekend, Volume Penumpang KAI Bandara Meningkat 20% Dibandingkan Kondisi Normal

Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Penantian Hasil Pemilu Disebut-Sebut Menjadi Pemicunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×