kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.575   -83,00   -0,47%
  • IDX 6.647   -38,95   -0,58%
  • KOMPAS100 872   -5,08   -0,58%
  • LQ45 661   -5,01   -0,75%
  • ISSI 233   -0,90   -0,39%
  • IDX30 368   -3,41   -0,92%
  • IDXHIDIV20 456   -3,09   -0,67%
  • IDX80 99   -0,68   -0,69%
  • IDXV30 127   -0,57   -0,45%
  • IDXQ30 118   -0,82   -0,69%

Rating S&P diramal anugerah bagi sektor properti


Jumat, 19 Mei 2017 / 16:05 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada akhir pekan ini (19/5), Indonesia mendapatkan kado termanis dari Standard & Poor's. Lembaga pemeringkat internasional ini mengganjar Indonesia dengan peringkat utang layak investasi (investment grade).

Dalam situs resminya, S&P menaikkan rating surat utang rupiah dan valuta asing bertenor jangka panjang (long term) menjadi BBB-, dari sebelumnya BB+. S&P mempertahankan outlook positif. Sedangkan rating surat utang jangka pendek atau short term direvisi ke atas juga menjadi A-3.

Dengan peringkat ini, diyakini arus dana asing akan semakin deras masuk ke Indonesia. Tak pelak, perekonomian Indonesia pun bisa tumbuh lebih kencang.

Menurut Franky Rivan, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, naiknya peringkat surat utang Indonesia akan menjadikan sektor properti sebagai sektor yang paling diuntungkan.

"Argumentasi kami didasari oleh besarnya arus dana asing ke Indonesia sehingga memungkinkan bank sentral untuk memangkas suku bunga acuan," jelasnya dalam riset yang diterima Kontan.

Rekomendasi Mirae terhadap sektor ini masih dalam review. Kendati demikian, Franky merekomendasikan beli (buy) dua saham properti yakni PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target harga Rp 760 dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 2.210.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×