kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Rating S&P diramal anugerah bagi sektor properti


Jumat, 19 Mei 2017 / 16:05 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada akhir pekan ini (19/5), Indonesia mendapatkan kado termanis dari Standard & Poor's. Lembaga pemeringkat internasional ini mengganjar Indonesia dengan peringkat utang layak investasi (investment grade).

Dalam situs resminya, S&P menaikkan rating surat utang rupiah dan valuta asing bertenor jangka panjang (long term) menjadi BBB-, dari sebelumnya BB+. S&P mempertahankan outlook positif. Sedangkan rating surat utang jangka pendek atau short term direvisi ke atas juga menjadi A-3.

Dengan peringkat ini, diyakini arus dana asing akan semakin deras masuk ke Indonesia. Tak pelak, perekonomian Indonesia pun bisa tumbuh lebih kencang.

Menurut Franky Rivan, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, naiknya peringkat surat utang Indonesia akan menjadikan sektor properti sebagai sektor yang paling diuntungkan.

"Argumentasi kami didasari oleh besarnya arus dana asing ke Indonesia sehingga memungkinkan bank sentral untuk memangkas suku bunga acuan," jelasnya dalam riset yang diterima Kontan.

Rekomendasi Mirae terhadap sektor ini masih dalam review. Kendati demikian, Franky merekomendasikan beli (buy) dua saham properti yakni PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target harga Rp 760 dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 2.210.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×