kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rating KIK-EBA KPR BTN tetap idAAA


Rabu, 15 Agustus 2012 / 14:49 WIB
ILUSTRASI. Produksi mobil siap ekspor oleh Astra Daihatsu Motor.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat "idAAA" untuk Efek Beragun Aset (EBA) Sertifikat A yang dikeluarkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) EBA Danareksa SMF I - KPR BTN (DSMF01). Nilai produk investasi ini sampai dengan 9 Juli 2012 sudah mencapai Rp 19,3 miliar.

Analis Pefindo Hendro Utomo, dalam siaran pers Pefindo, menjelaskan, peringkat idAAA mencerminkan profil underlying aset kredit yang menguntungkan, profil PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang kuat (BTN mendapat peringkat idAA dari Pefindo), dan sokongan likuiditas dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Namun, "Peringkat dibatasi oleh ketidakpastian pengembalian penjaminan," ungkap Hendro, Rabu (14/8).

Catatan saja, BTN telah menjual 5.060 kredit pemilikan rumah (KPR) miliknya melalui skema penerbitan produk investasi yang diracik PT Danareksa Investment Management tersebut. Produk kontrak investasi kolektif (KIK) ini diluncurkan pada 2009 dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bertindak sebagai bank kustodian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×