kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45947,02   0,16   0.02%
  • EMAS938.000 -1,26%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Rata-rata nilai transaksi harian di BEI naik 5,74% dalam sepekan


Sabtu, 04 Desember 2021 / 12:07 WIB
Rata-rata nilai transaksi harian di BEI naik 5,74% dalam sepekan
ILUSTRASI. Rata-rata nilai transaksi harian di BEI naik 5,74% dalam sepekan

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini mencatat data rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mengalami peningkatan sebesar 5,74% menjadi Rp 15,301 triliun dari Rp 14,471 triliun pada pekan sebelumnya.

Sedangkan, kapitalisasi pasar Bursa mengalami perubahan 0,30% menjadi Rp 8.098,623 triliun dari Rp 8.123,099 triliun pada penutupan pekan lalu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 29 November sampai dengan 3 Desember 2021 mengalami perubahan sebesar 0,35% menjadi 6.538,506 dari 6.561,553 pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan turut berubah sebesar 0,64% menjadi 1.359.699 transaksi dari 1.368.518 transaksi selama sepekan yang lalu.

"Lalu, rata-rata volume transaksi harian Bursa mengalami penyusutan sebesar 5,11% menjadi 22,990 miliar saham dari 24,227 miliar saham pada penutupan pekan lalu," kata Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono dalam siaran pers, Jumat (3/12).

Baca Juga: Sambut window dressing, saham-saham ini paling banyak diborong asing dalam sepekan

Investor asing pada hari Jumat (3/12) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 527,68 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp35,479 triliun.

Pada pekan ini atau tepatnya Jumat (3/12), PT Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I SPINDO Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I SPINDO Tahap I Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal obligasi sebesar Rp150 miliar dan jumlah dana Sukuk sebesar Rp 150 miliar.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA- (Single A Minus) untuk Obligasi, sedangkan untuk sukuk adalah idA-(sy) (Single A Minus Syariah).

Baca Juga: Asing catat net sell Rp 3,22 triliun dalam sepekan, saham-saham big cap ini dilepas

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 89 emisi dari 52 Perusahaan Tercatat senilai Rp 91,31 triliun.

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini 479 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 426,21 triliun dan US$ 47,5 juta,

diterbitkan oleh 125 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 139 seri dengan nilai nominal Rp 4.468,88 triliun dan US$ 300,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 5,33 triliun.

Selanjutnya: 6 Buah penurun kolesterol ini wajib Anda coba, apa saja?

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×