kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.110   -90,00   -0,49%
  • IDX 5.600   257,60   4,82%
  • KOMPAS100 739   40,13   5,75%
  • LQ45 557   29,64   5,62%
  • ISSI 193   8,09   4,38%
  • IDX30 316   17,28   5,79%
  • IDXHIDIV20 391   21,20   5,72%
  • IDX80 84   4,45   5,61%
  • IDXV30 107   4,62   4,51%
  • IDXQ30 102   5,77   6,02%

Pulih dari Koreksi, Ini Strategi Penstabilan Mata Uang Korea Won


Selasa, 09 Juni 2026 / 10:37 WIB
Diperbarui Selasa, 09 Juni 2026 / 10:39 WIB
Pulih dari Koreksi, Ini Strategi Penstabilan Mata Uang Korea Won
ILUSTRASI. Namsan Tower Korea Selatan (Dok./iStock)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Won Korea Selatan (KRW) menguat hingga sekitar 1.518 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/6). KRW pulih setelah menyentuh level terlemahnya sejak Maret 2009 di dekat 1.560, karena otoritas dan institusi besar meningkatkan pasokan dolar untuk menstabilkan mata uang negara itu. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (9/6), layanan Pensiun Nasional yang dikelola negara dilaporkan melakukan lindung nilai valuta asing, meningkatkan penjualan dolar di dalam negeri, sementara para pembuat kebijakan terus memberikan peringatan lisan terhadap volatilitas yang berlebihan dan memantau aktivitas pasar dengan cermat. 

Baca Juga: Nasib Won Korea Selatan: Melemah Terparah Sejak 2009, Apa Risikonya?

Dukungan tambahan datang dari sentimen risiko yang membaik setelah Israel dan Iran menyetujui gencatan senjata, mengurangi permintaan aset safe-haven. 

Kekuatan berkelanjutan dalam ekspor semikonduktor dan revisi ke atas terhadap pertumbuhan PDB kuartal pertama menjadi 1,8%, semakin mendukung won melalui peningkatan ekspektasi pertumbuhan dan neraca eksternal. 

Namun, penguatan tersebut diredam oleh dolar AS yang kuat karena pasar menilai kembali ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve di tengah data ekonomi AS yang tangguh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×