kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Pukul 15.12 WIB, minyak WTI ke level US$ 58,72 per barel atau naik 0,34%


Jumat, 17 Januari 2020 / 15:37 WIB
Pukul 15.12 WIB, minyak WTI ke level US$ 58,72 per barel atau naik 0,34%
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Oil pumps are seen after sunset outside Vaudoy-en-Brie, near Paris, France November 14, 2018. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah dunia bergerak naik pada perdagangan Jumat (17/1). Laporan ekonomi China yang melamban telah meningkatkan kekhawatiran permintaan dari importir minyak terbesar dunia itu. Di tengah optimisme dari penandatanganan kesepakatan perdagangan China-Amerika Serikat (AS) pekan ini

Melansir Bloomberg, pukul 15.12 WIB, minyak Brent pengiriman Maret 2020 ke level US$ 64,88 per barel atau naik 0,40%. Setelah naik hampir 1% pada hari Kamis.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Februari 2020 ke level US$ 58,72 per barel atau naik 0,34%. Setelah naik lebih dari 1% di sesi sebelumnya.

Asal tahu, ekonomi China tumbuh sebesar 6,1% pada tahun 2019, ekspansi paling lambat dalam 29 tahun, data pemerintah menunjukkan pada hari Jumat.

"Tingkat PDB China kuartal keempat yang diharapkan (6%) memberikan sedikit petunjuk untuk perdagangan harga minyak pada Jumat pagi, dan tekanan ekonomi yang meningkat mungkin akan membatasi kenaikan minyak dalam jangka menengah hingga jangka panjang," kata Margaret Yang, analis pasar di CMC Markets dilansir dari Reuters.

Sebelumnya, harga minyak naik pada hari Kamis (16/1) setelah China dan ASmenandatangani perjanjian perdagangan Fase 1 mereka.

Suasana semakin ditingkatkan setelah Senat AS menyetujui perubahan Perjanjian Perdagangan Bebas AS-Meksiko-Kanada.

Melonjaknya permintaan China seperti terlihat pada angka hasil kilang mengimbangi data pertumbuhan ekonomi yang kurang positif.

Pada 2019, kilang China memproses 651,98 juta ton minyak mentah, setara dengan rekor tertinggi 13,04 juta barel per hari, dan naik 7,6% dari 2018, data pemerintah menunjukkan. Throughput juga mencatat rekor bulanan untuk bulan Desember.




TERBARU

Close [X]
×