kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

PTPP Gelar RUPST, Tidak Bagi Dividen dan Rombak Jajaran Direksi


Rabu, 24 April 2024 / 20:14 WIB
PTPP Gelar RUPST, Tidak Bagi Dividen dan Rombak Jajaran Direksi
ILUSTRASI. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2023.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2023. Hal itu diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Rabu (24/4).

Asal tahu saja, PTPP mencatatkan laba sebesar Rp 481,37 miliar di 2023, naik 77,17% dari laba tahun 2022 senilai Rp 271,69 miliar.

Melansir keterbukaan informasi BEI, pendapatan PTPP juga naik di tahun 2023. Per akhir tahun lalu, PTPP mencatatkan pendapatan Rp 18,46 triliun, atau turun 2,41% dari pendapatan tahun 2022 yang senilai Rp 18,92 triliun.

Direktur Keuangan Agus Purbianto mengatakan, PTPP memutuskan belum membagikan dividen untuk tahun buku 2023. Alasannya, agar PTPP bisa menggunakan capaian di tahun 2023 untuk memperkuat struktur permodalan.

“Karena tren suku bunga naik, dengan adanya penguatan dari sisi cashflow, artinya PTPP tidak akan menambah utang. Salah satu upayanya ini adalah dengan tidak bagi dividen,” ujarnya dalam konferensi pers RUPST PTPP, Rabu (24/4).

Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Dunia, PTPP: Bakal Mempengaruhi Beban Biaya Proyek

Sebagai catatan, Rabu (24/4), suku bunga Bank Indonesia (BI) dinaikkan 25 basis poin (bps) menjadi 6,25%. Menurut Agus, kenaikan suku bunga akan berimbas untuk pendanaan PTPP dalam bentuk obligasi, baik untuk jangka menengah dan panjang.

“Terkait bunga dengan pihak bank, tidak akan serta merta naik, karena biasanya dilakukan negosiasi. Untuk mitigasi, term obligasinya kami perpendek,” ujarnya.

Selain terkait dividen, RUPST PTPP juga menyetujui perombakan jajaran pimpinan. Pundjung Setya Brata disetujui para pemegang saham sebagai Komisaris Independen yang baru, menggantikan Loso Judijanto.

Pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Sinurlinda Gustina yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Strategi Korporasi dan Human Capital Management, serta Eddy Herman Harun selaku Direktur Operasi Bidang EPC.

Sebagai penggantinya, rapat mengangkat I Gede Upeksa Negara sebagai Direktur Korporasi dan Human Capital Management PTPP. Lalu, Tommy Wiranata Anwar ditetapkan sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal. 

Baca Juga: PTPP Merevisi Laporan Keuangan Tahun Buku 2023

Berikut susunan pengurus PTPP terbaru yang ditetapkan dalam RUPST hari ini.

Dewan Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Dhony Rahajoe

Komisaris: Ernadhi Sudarmanto

Komisaris: Hedy Rahadian

Komisaris Independen: Jaya Kesuma

Komisaris Independen: Istiono 

Komisaris Independen: Pundjung Setya Brata

Direksi

Direktur Utama: Novel Arsyad

Direktur Keuangan: Agus Purbianto

Direktur Operasi Bidang Gedung: Yuyus Juarsa

Direktur Operasi Bidang Infrastruktur: Yul Ari Pramuraharjo

Direktur Manajemen Risiko dan Legal: Tommy Wiranata Anwar

Direktur Strategi Korporasi dan HCM: I Gede Upeksa Negara

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×