kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.970   46,00   0,26%
  • IDX 6.181   -60,46   -0,97%
  • KOMPAS100 805   -7,45   -0,92%
  • LQ45 616   -5,31   -0,86%
  • ISSI 214   -1,69   -0,78%
  • IDX30 341   -3,09   -0,90%
  • IDXHIDIV20 429   -0,76   -0,18%
  • IDX80 92   -0,86   -0,93%
  • IDXV30 116   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 110   -0,52   -0,47%

PTPP garap pembangunan smelter aluminium milik Borneo Alumina Indonesia


Jumat, 17 Januari 2020 / 17:42 WIB
PTPP garap pembangunan smelter aluminium milik Borneo Alumina Indonesia
ILUSTRASI. Konstruksi PT PP (Persero) Tbk di kawasan ciledug tangerang Jakarta Selatan ( 28/4). Proyek pembangunan smelter grade alumina refinery ini menelan investasi mencapai US$ 850 juta.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP) telah menandatangani kontrak pembangunan smelter grade alumina refinery bersama China Aluminium International Engineering Corporation Ltd. (Chalieco) yang berlangsung di KBRI Beijing pada hari Sabtu (11/01) lalu.

Penandatanganan tersebut diwakili oleh Direktur Operasi 3 PTPP Abdul Haris Tatang didampingi oleh Kepala Divisi EPC Nurlistyo Hadi. Proyek pembangunan smelter grade alumina refinery yang berkapasitas 1 juta ton per tahun ini merupakan milik PT Borneo Alumina Indonesia, sebuah perusahaan patungan milik PT Inalum dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang berlokasi di Desa Bukit Batu, Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Berharap Kinerja PTPP Membaik di 2020

Dalam proyek ini, PTPP bekerjasama dengan Chalieco berperan sebagai kontraktor. "Konsorsium Chalieco dan PTPP optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut selama 31 bulan. Smelter grade alumina refinery ini menambah portofolio pekerjaan di bidang pemurnian atau smelter,” ujar Abdul melalui keterangan resmi, Jumat (16/1).

Proyek pembangunan smelter grade alumina refinery ini menelan investasi dengan potensi nilai total mencapai US$ 850 juta. Pabrik pemurnian ini ditargetkan akan dapat beroperasi pada tahun 2022.

Baca Juga: PT PP Tbk (PTPP) anggarkan belanja modal Rp 6,65 triliun di tahun depan

Dengan demikian hal tersebut akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi komoditas tambang Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×