kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45795,33   3,48   0.44%
  • EMAS938.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

PTBA terus menggenjot peningkatan kapasitas angkutan batubara


Sabtu, 05 Januari 2019 / 15:30 WIB
PTBA terus menggenjot peningkatan kapasitas angkutan batubara

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk kini tengah mengembangkan kapasitas angkutan batubara kereta api jalur Tanjung Enim Baru-Prajin dan Tanjung Enim Baru-Tarahan menjadi 60 juta ton per tahun.

Angkutan batubara rute Tanjung Enim Baru-Prajin memiliki kapasitas minimal 10 juta ton per tahun dan rute Tanjung Enim Baru-Tarahan memiliki kapasitas minimal 20 juta ton batubara per tahun. “Proyek ini akan beroperasi pada tahun 2023,” ujar sekretaris Bukit Asam, Suherman, Jumat (4/1).

Suherman menjelaskan, saat ini kapasitas pengangkutan dari tambang Tanjung Enim menuju Pelabuhan tarahan sebesar 21 juta ton batubara per tahun. “Kapasitas menuju Dermaga Kertapati di Palembang sebanyak 4,3 juta ton batubara. Diproyeksikan akan meningkat menjadi 5 juta ton di kuartal akhir 2019 atau awal 2020,” paparnya.

Secara keseluruhan, Suherman bilang, pada tahun ini emiten berkode saham PTBA ini membidik peningkatan pengangkutan batubara sebesar 9% ketimbang aktivitas pengankutan pada tahun lalu.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kinerja angkutan batubara yang meningkat memengaruhi produksi batubara. Sampai Desember 2018, produksi batubara mencapai 26,19 juta ton naik 8,04% dari realisasi produksi 2017 24,24 juta ton. Sebagai informasi, pada tahun 2018 PTBA membidik produksi sebesar 25,5 juta ton.

“Kinerja angkutan barubara yang meningkat cukup signifikan dan selesainya peningkatan infrastruktur sarana dan sarana produksi, serta pelabuhan sehingga produksi bisa meningkat,” ungkap Suherman.

Sementara untuk tahun ini, PTBA menargetkan produksi batubara sebanyak 27,3 juta ton. Selain meningkatkan kapasitas pengangkutan batubara kereta api, PTBA tengah mengembangakan Dermaga Kertapati yang ditargetkan rampung pada kuartal  III tahun ini dengan kapasitas 5 juta ton per tahun.

Suherman mengungkapkan, untuk proyek pengembangan Dermaga Kertapati PTBA membutuhkan dana sekitar Rp 281 miliar. Sementara untuk tahun ini PTBA menyiapkan belanja modal sebesar Rp 6,5 triliun yang digunakan untuk investasi rutin, berupa peremajaan alat produksi pertambangan.

Mereka juga berencana mencuil capex untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan dan membiayai sejumlah proyek strategis.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×