kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.663   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.370   51,91   0,82%
  • KOMPAS100 839   6,94   0,83%
  • LQ45 637   6,15   0,97%
  • ISSI 227   2,12   0,94%
  • IDX30 363   2,74   0,76%
  • IDXHIDIV20 452   3,47   0,77%
  • IDX80 97   0,76   0,80%
  • IDXV30 125   0,99   0,80%
  • IDXQ30 118   0,81   0,69%

PT PP (PTPP) Kantongi Nilai Kontrak Baru Rp 6,88 Triliun per April 2026


Kamis, 21 Mei 2026 / 08:21 WIB
PT PP (PTPP) Kantongi Nilai Kontrak Baru Rp 6,88 Triliun per April 2026
ILUSTRASI. PTPP kebut pengerjaan proyek Kawasan IT Center BRI Ragunan (Dok/PTPP)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT PP Tbk (PTPP) mengantongi nilai kontrak bau sebesar Rp 6,88 triliun per April 2026.

Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 82%, diikuti proyek BUMN sebesar 10%, serta proyek swasta sebesar 8%. 

Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Jalan dan Jembatan sebesar 35%,

Disaster Response sebesar 26%, Rumah Sakit sebesar 16%, Smelter dan Pertambangan sebesar 10%, Gedung sebesar 6%, Pelabuhan sebesar 3%, Sumber Daya Air sebesar 3%, serta Infrastruktur Air sebesar 2%. 

Baca Juga: Kinerja PT PP (PTPP) Turun Sepanjang Kuartal I-2026, Laba Anjlok 15%

Salah satu proyek yang diperoleh di bulan April 2026 yang berkontribusi terbesar nilai kontrak yaitu Pembangunan Jalan KSPEAN WANAM – MUTING Segmen 1 senilai Rp1,77 triliun. 

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyampaikan bahwa perseroan akan terus berkomitmen menjaga kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan melalui penerapan strategi bisnis yang prudent, penguatan fundamental perusahaan, serta peningkatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik. 

 

“PTPP akan terus fokus pada penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek, peningkatan operational excellence, serta penguatan daya saing Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi tanggal 20 Mei 2026.

Lebih lanjut, PTPP mengumumkan bahwa pemegang saham perseroan telah menyetujui pengalihan saham Seri B sebanyak 31.619.477 saham dari PT Danantara Asset Management (Persero) kepada BP BUMN. 

Persetujuan para pemegang saham itu diberikan pada saat rapat umum pemegang saham (RUPS) buku tahun 2025.

Saham Seri B tersebut selanjutnya akan diubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna dalam rangka pemenuhan ketentuan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN yang mengatur bahwa Negara Republik Indonesia memiliki 1% saham Seri A Dwiwarna pada BUMN melalui Kepala BP BUMN.

Baca Juga: Transformasi Penyesuaian Kinerja Keuangan, Laba PTPP Tertekan pada 2025

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus PTPP menjadi sebagai berikut.

Dewan Komisaris

Komisaris Utama / Komisaris Independen : Dhony Rahajoe 

Komisaris : Setya Nugraha 

Komisaris : Aisyah Zakiyyah 

Komisaris : Giri Suprapdiono 

Komisaris Independen : Tjia Marwan 

Komisaris Independen : Ain Rika Armina 

Jajaran Direksi 

Direktur Utama : Novel Arsyad 

Direktur Keuangan : Faizal Rahmad 

Direktur Manajemen Risiko & Legal : Tommy Wiranata A 

Direktur Strategi Korporasi dan HCM : I Gede Upeksa Negara 

Direktur Operasi Bidang Infrastruktur : Yul Ari Pramuraharjo 

Direktur Operasi Bidang Gedung : Yuyus Juarsa 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×