kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Prudential Indonesia: Gejolak Geopolitik dapat Pengaruhi Kinerja Unitlink Saham


Senin, 14 Juli 2025 / 07:10 WIB
Prudential Indonesia: Gejolak Geopolitik dapat Pengaruhi Kinerja Unitlink Saham
ILUSTRASI. Prudential Indonesia mengatakan, gejolak geopolitik, dapat memengaruhi kinerja unitlink berbasis saham.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menyebut gejolak geopolitik, seperti konflik Iran-Israel, dapat memengaruhi kinerja unitlink berbasis saham.

Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi menerangkan isu geopolitik, seperti konflik Iran-Israel, dapat memengaruhi pergerakan pasar saham dan instrumen investasi lainnya. Pada akhirnya, akan berdampak pada kinerja dana investasi yang mendasari polis nasabah. 

Dia menambahkan kondisi pasar global, termasuk sentimen geopolitik seperti konflik Iran-Israel, juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja pasar saham Indonesia pada Juni 2025. Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami koreksi 3,46% sepanjang Juni 2025. 

"Hal itu berdampak juga pada subdana PRULink yang memiliki eksposur di pasar saham Indonesia," ungkapnya kepada Kontan, Minggu (13/7).

Menyikapi fluktuasi yang terjadi di pasar saham dan pasar obligasi, Adit mengatakan Prudential Indonesia akan tetap waspada dan senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola unitlink sesuai dengan strategi investasi masing-masing subdana.

Baca Juga: Prudential Nilai Produk Unitlink Masih Cukup Menjanjikan hingga Akhir 2025

Di tengah meningkatnya volatilitas pasar saham dan valuasi yang lebih murah, dia bilang perusahaan menerapkan penempatan yang selektif terkait unitlink berbasis saham.

Adit menyebut, Prudential akan menempatkan di saham perusahaan yang memiliki bisnis berkesinambungan, kinerja keuangan yang solid, manajemen yang berkualitas, valuasi yang menarik, dan likuiditas yang baik. 

"Strategi itu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dengan profil risiko agresif dan memiliki jangka waktu investasi panjang," kata Adit. 

Mengenai kinerja, data Infovesta Utama dalam satu bulan atau Juni 2025, mencatat rata-rata imbal hasil (return) unitlink berbasis saham terkontraksi sebesar 1,90%.  

Di tengah kinerja unitlink saham yang tertekan, salah satu unitlink berbasis saham milik Prudential Indonesia, yaitu PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund berhasil mencatatkan kinerja paling positif. Produk tersebut memberikan return paling tinggi, yakni sebesar 7,68% pada Juni 2025. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×