kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Proyeksi harga batubara pada 2021 setelah melesat di 2020


Selasa, 05 Januari 2021 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Proyeksi harga batubara pada 2021 setelah melesat di 2020


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Di sisi lain, Stefanus memperkirakan, impor batubara China dan India diperkirakan akan menurun dalam jangka menengah-panjang  seiring kedua negara tersebut meningkatkan produksi dalam negerinya.

Selain itu, kebijakan China yang akan melanjutkan kebijakan impor untuk mendukung produksi dalam negerinya diyakini bakal mempengaruhi harga batubara global di masa depan.

Meskipun demikian, BRI Danareksa Sekuritas meyakini permintaan yang kuat akan datang dari negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan, dan akan menopang harga batubara jangka panjang.

Baca Juga: Harga batubara memanas, HBA Januari 2021 melesat ke level US$ 75,84 per ton

“Secara khusus, permintaan setidaknya didorong oleh pembangkit listrik berbasis batubara yang akan dibangun di Vietnam dan Indonesia,” tulis Stefanus dalam riset, Rabu (23/12).

Sementara itu, curah hujan yang tinggi akibat fenomena La-Nina diperkirakan akan semakin memperketat produksi batubara di Indonesia pada tahun 2021.

Selanjutnya: Konglomerat Low Tuck Kwong kembali menambah kepemilikan saham Bayan Resources (BYAN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×