kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Proyek konstruksi layang dihentikan, saham konstruksi BUMN tertekan


Rabu, 21 Februari 2018 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Tiang pancang Tol Becakayu roboh


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kecelakaan kerja yang terjadi di beberapa titik membuat pemerintah akhirnya menghentikan seluruh pekerjaan konstruksi layang. Hal ini menjadi sentimen negatif bagi beberapa saham konstruksi.

Hingga pukul 11.40 WIB, harga saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) merosot 3,28%. Harga saham PT ADHI Karya Tbk (ADHI) turun 2,85%. Harga saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 1,78%. Sedangkan harga saham PT PP Tbk (PTPP) hanya terkoreksi 0,31%.

Analis Profindo Sekuritas Indonesia, Yuliana mengatakan, bahwa menjadi hal yang wajar bagi pemerintah menghentikan pekerjaan-pekerjaan konstruksi untuk sementara waktu. Apalagi dengan banyaknya angka kecelakaan kerja di beberapa hari terakhir. Hal ini akan berpengaruh bagi saham-saham konstruksi dalam jangka pendek.

"Namun secara fundamental proyek konstruksi masih cukup banyak sehingga jangka panjang masih cukup bagus," kata Yuliana, Rabu (21/2).

Menurut Yuliana, beberapa sentimen masih akan membayangi emiten-emiten konstruksi ini, seperti sentimen pemilihan presiden di tahun 2019 yang akan datang. Jika Joko Widodo kembali terpilih, kemungkinan saham-saham konstruksi secara jangka panjang akan semakin bagus.

Oleh karena ittu, Yuliana meyakini bahwa saham sektor konstruksi baru akan mencatatkan pembalikan arah di tahun 2019 yang akan datang. Untuk saham-saham sektor konstruksi, Yuliana merekomendasikan saham-saham Badan Usaha Milik Negara seperti ADHI, PTPP, WIKA dan WSKT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×