kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Prospek reksadana berbasis obligasi kian cerah


Minggu, 02 Juli 2017 / 21:53 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Memasuki masa awal semester dua, Pelaksana Tugas CEO PT Sucor Asset Management Jemmy Paul Wawointana mengatakan portofolio andalan yang mampu mengantarkan investor pada keuntungan maksimal bisa melalui instrumen reksadana berbasis obligasi.

Alasannya, Jemmy percaya dengan kondisi fundamental Indonesia yang kian membaik yield Surat Utang Negara (SUN) masih akan terus turun. Jemmy memperkirakan penurunan yield SUN bisa mencapai 50 basis poin (bps) dari posisi sekarang.

Kenaikan peringkat surat utang Indonesia ke level layak investasi atau investment grade dari Standard and Poor's (S&P) tentu membawa sentimen positif bagi reksadana berbasis obligasi. Selain itu, Jemmy mengatakan katalis positif juga datang dari rupiah yang berkemungkinan menguat tipis hingga akhir tahun.

Namun, Jemmy menyarankan para investor untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan inflasi yang berkemungkinan akan terjadi lebih tinggi karena naiknya bahan-bahan kebutuhan dasar.

Sementara stabilitas politik menjadi tantangan dan sentiment negatif bagi kinerja reksadana berbasis obligasi hingga akhir tahun. Jemmy memperkirakan imbal hasil obligasi hingga akhir tahun bisa naik 7% yang didapat dari penguatan harga obligasi dan kupon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×