kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prospek reksadana berbasis obligasi kian cerah


Minggu, 02 Juli 2017 / 21:53 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Memasuki masa awal semester dua, Pelaksana Tugas CEO PT Sucor Asset Management Jemmy Paul Wawointana mengatakan portofolio andalan yang mampu mengantarkan investor pada keuntungan maksimal bisa melalui instrumen reksadana berbasis obligasi.

Alasannya, Jemmy percaya dengan kondisi fundamental Indonesia yang kian membaik yield Surat Utang Negara (SUN) masih akan terus turun. Jemmy memperkirakan penurunan yield SUN bisa mencapai 50 basis poin (bps) dari posisi sekarang.

Kenaikan peringkat surat utang Indonesia ke level layak investasi atau investment grade dari Standard and Poor's (S&P) tentu membawa sentimen positif bagi reksadana berbasis obligasi. Selain itu, Jemmy mengatakan katalis positif juga datang dari rupiah yang berkemungkinan menguat tipis hingga akhir tahun.

Namun, Jemmy menyarankan para investor untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan inflasi yang berkemungkinan akan terjadi lebih tinggi karena naiknya bahan-bahan kebutuhan dasar.

Sementara stabilitas politik menjadi tantangan dan sentiment negatif bagi kinerja reksadana berbasis obligasi hingga akhir tahun. Jemmy memperkirakan imbal hasil obligasi hingga akhir tahun bisa naik 7% yang didapat dari penguatan harga obligasi dan kupon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×