kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Prospek kontrak baru konstruksi makin lebar


Senin, 24 Juli 2017 / 14:05 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Bagi perusahaan konstruksi, kontrak baru masih akan terbuka lebar di separuh kedua 2017 ini.

Berdasarkan riset Mandiri Sekuritas, Kamis (20/7), hingga minggu kedua bulan Juli ini pemerintah telah menandatangai paket proyek senilai Rp 50,8 triliun. Dan sekitar 7% yang dari total proyek tersebut yang termasuk ke dalam mega proyek alias proyek di atas Rp 100 miliar.

"Apabila dilihat lebih dekat, pemerintah akhirnya telah memulai tender proyek bernilai lebih dari Rp 1 triliun, yaitu fase III Jalan Toll Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Rp 2,3 triliun)," kata Bob Setiadi dalam riset Mandiri Sekuritas.

Prospek dari proyek konstruksi pada semester II ini juga didukung dari pemerintah yang baru saja menerbitkan Perpres no. 57/2017 pada 15 Juni 2017, yang mana mengenalkan 38 proyek baru dan menghapus 18 proyek sebelumnya.

Proyek jaan tol masih menjadi prioritas karena pemerintah menambah proyeknya menjadi 22, sedangkan proyek revitalisasi airport dipangkas dari 11 menjadi 4 proyek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×