kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Profit taking masih akan mewarnai IHSG esok


Minggu, 27 Oktober 2019 / 17:46 WIB
Profit taking masih akan mewarnai IHSG esok
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah ditutup melemah karena aksi profit taking pada akhir perdagangan pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperediksikan masih akan melanjutkan koreksi esok, Senin (28/10).

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menyebut, IHSG besok akan dipengaruhi sentimen kemungkinan penurunan suku bunga The Fed. Bank sentral Amerika Serikat (AS) ini akan menggelar rapat bulanan pada 30 Oktober.

Baca Juga: Arah IHSG menanti hasil rapat FOMC

Selain sentimen suku bunga The Fed, Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee melihat IHSG esok juga akan dipengaruhi sentimen Brexit. "Masalah Brexit masih akan menjadi perhatian pasar. Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan perlu waktu lebih lama untuk mempelajari RUU tentang Brexit. Selain itu PM Inggris juga meminta parlemen mengelar pemilihan umum pada 12 Desember untuk memecahkan kebuntuan politik seputar Brexit," kata Hans, Minggu (27/10).

Hans menambahkan, negosiasi dagang juga masih akan jadi sentimen yang positif bagi pergerakan IHSG pascaperundingan antara AS dan China yang menunjukkan perkembangan yang positif.

Baca Juga: Review IHSG: Sentimen Kabinet Usai

Dari domestik, Chris menilai belum ada sentimen yang dapat mempengaruhi pasar. Sehingga pasar pada perdagangan besok akan lebih banyak dipengaruhi faktor global. Chris memprediksikan, esok hari IHSG masih akan menguat pada level 6.230-6270.

Berbeda dengan Chris, Hans justru memproyeksikan IHSG besok akan konsolidasi melemah dengan support di level 6.197 sampai 6.143 dan resistance di level 6.300 sampai 6.348. Adapun untuk saham yang layak diakumulasikan pada perdagangan besok menurut Hans antara lain AKRA, CPIN, TLKM, dan UNTR.


Tag

Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×