kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.938   -50,00   -0,28%
  • IDX 6.145   23,17   0,38%
  • KOMPAS100 797   3,92   0,49%
  • LQ45 610   2,00   0,33%
  • ISSI 213   1,36   0,64%
  • IDX30 338   0,76   0,23%
  • IDXHIDIV20 430   3,09   0,72%
  • IDX80 91   0,41   0,45%
  • IDXV30 116   1,09   0,95%
  • IDXQ30 110   0,70   0,64%

Profit taking dollar AS bikin rupiah berotot


Selasa, 10 Januari 2017 / 17:32 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar AS lantaran mata uang Uak Sam tersebut tengah dilanda aksi ambil untung atawa profit taking. Rupiah di pasar spot, Selasa (10/1) menguat 0,40% ke level Rp 13.308 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sementara rupiah di kurs tengah Bank Indonesia menguat 0,48% di level Rp 13.320 per dollar AS.

Reny Eka Putri, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk berpendapat, di awal pekan dollar AS sempat menguat cukup tinggi akibat ekspektasi pasar yang besar terhadap rencana kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini.  “Pasar pun memanfaatkan celah untuk ambil untung,” ujar Reny. Aksi ini menguntungkan rupiah dan mayoritas mata uang emerging market lainnya.

Selain itu, indeks pasar buruh di AS pada Desember 2016 dirilis melorot dari 2,1 menjadi minus 0,3. Hal ini sejalan dengan performa sektor tenaga kerja AS di akhir tahun 2016 lalu yang melempem. Ini menjadi tambahan sentimen dollar AS untuk terkoreksi

Reny memperkirakan penguatan rupiah hanya bersifat sementara karena sampai akhir pekan nanti sudah minim data ekonomi domestik. Sehingga pergerakan rupiah akan didominasi oleh katalis eksternal.

Jika data-data ekonomi AS yang akan dilansir seperti laporan pembukaan lapangan kerja baru di Negeri Paman Sam positif, dollar AS berpotensi kembali rebound.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×