kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Profit taking dollar AS bikin rupiah berotot


Selasa, 10 Januari 2017 / 17:32 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar AS lantaran mata uang Uak Sam tersebut tengah dilanda aksi ambil untung atawa profit taking. Rupiah di pasar spot, Selasa (10/1) menguat 0,40% ke level Rp 13.308 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sementara rupiah di kurs tengah Bank Indonesia menguat 0,48% di level Rp 13.320 per dollar AS.

Reny Eka Putri, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk berpendapat, di awal pekan dollar AS sempat menguat cukup tinggi akibat ekspektasi pasar yang besar terhadap rencana kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini.  “Pasar pun memanfaatkan celah untuk ambil untung,” ujar Reny. Aksi ini menguntungkan rupiah dan mayoritas mata uang emerging market lainnya.

Selain itu, indeks pasar buruh di AS pada Desember 2016 dirilis melorot dari 2,1 menjadi minus 0,3. Hal ini sejalan dengan performa sektor tenaga kerja AS di akhir tahun 2016 lalu yang melempem. Ini menjadi tambahan sentimen dollar AS untuk terkoreksi

Reny memperkirakan penguatan rupiah hanya bersifat sementara karena sampai akhir pekan nanti sudah minim data ekonomi domestik. Sehingga pergerakan rupiah akan didominasi oleh katalis eksternal.

Jika data-data ekonomi AS yang akan dilansir seperti laporan pembukaan lapangan kerja baru di Negeri Paman Sam positif, dollar AS berpotensi kembali rebound.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×