kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.009,51   -6,42   -0.63%
  • EMAS992.000 0,51%
  • RD.SAHAM -0.57%
  • RD.CAMPURAN -0.12%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.11%

Prediksi IHSG Senin (17/1) Menguat, Jangan Lupa Cermati Saham Ini


Senin, 17 Januari 2022 / 06:45 WIB
Prediksi IHSG Senin (17/1) Menguat, Jangan Lupa Cermati Saham Ini


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin 17 Januari 2022 diperkirakan bergerak menguat. Kala IHSG diprediksi menguat, analis memberi rekomendasi kepada investor untuk mencermati sejumlah saham berikut.

Prediksi penguatan IHSG ini adalah melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (14/1), IHSG ditutup naik 0,53% ke level 6.693,40.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan prediksi IHSG akan lanjut menguat pada hari ini Senin (17/1). Support 1 IHSG diperkirakan berada di 6.648, support 2 di 6.604, resistance 1 di 6.713, dan resistance 2 di 6.734.

Secara teknikal, candlestick membentuk long white body setelah rebound dari support kuat MA 50. Hal ini mengindikasikan masih ada potensi penguatan dalam jangka pendek.

"Secara fundamental, kenaikan IHSG didorong oleh kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga The Fed yang telah mereda," ucap Dennies.

Di sisi lain, investor akan mencermati data ekonomi China serta neraca perdagangan Indonesia.

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan prediksi IHSG berpotensi uji resistance 6.720-6.750 dengan support 6.650 pada esok hari. Stochastic RSI dan MACD berpeluang membentuk golden cross sebagai validasi sinyal bullish jika IHSG kembali ke atas 6.700.

Rekomendasi saham

Kala IHSG diprediksi naik, Valdy prediksi pelaku pasar dapat mencermati potensi berlanjutnya aksi beli selektif investor asing pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar, seperti ARTO, BBCA, UNTR, dan PTBA. Pelaku pasar juga bisa memperhatikan potensi rebound pada UNVR dan ADRO.

Pada perdagangan Jumat 14 Januari 2022, harga saham ADRO ditutup di level 2.270, turun 10 poin atau 0,44%. Penurunan itu menyebabkan harga saham ADRO selama 5 hari perdagangan terakumulasi turun 160 poin atau 6,58%.

Menurut Valdy, saham-saham berkapitalisasi pasar besar alias big cap berpotensi kembali menjadi mover IHSG pada perdagangan Senin (17/1).

Baca Juga: Asing Catat Net Buy Rp 2,57 Triliun Sepekan, Saham-Saham Big Cap Ini Banyak Dikoleksi

Hal ini sejalan dengan peningkatan uncertainty risk akibat proyeksi kenaikan kasus harian Covid-19 di Indonesia pada pertengahan Februari 2021 serta The Fed yang lebih agresif dalam melakukan normalisasi kebijakan moneter di tahun 2022.

"Investor asing berpotensi merotasi kepemilikannya dari saham-saham high-growth ke saham-saham bluechip dengan fundamental solid atau yang berpotensi mencatatkan peningkatan signifikan kinerja keuangan di 2021," kata Valdy saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (14/1).

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan merilis data ekspor dan impor Desember 2021. Surplus Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) diperkirakan berlanjut di Desember 2021 yang berpotensi memberikan sentimen positif untuk saham bank dan energi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Planner Development Program Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMODP)

[X]
×