kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,51   7,16   0.77%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Prediksi IHSG Hari Ini (29/3) Rawan Terkoreksi, Simak Rekomendasi 3 Saham Berikut


Rabu, 29 Maret 2023 / 07:30 WIB
Prediksi IHSG Hari Ini (29/3) Rawan Terkoreksi, Simak Rekomendasi 3 Saham Berikut
ILUSTRASI. Prediksi IHSG Hari Ini (29/3) Rawan Terkoreksi, Simak Rekomendasi 3 Saham Berikut. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Aurelia Felicia, Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu 29 Maret 2023 rawan terkoreksi. Saat harga turun adalah periode tepat untuk membeli saham. Berikut rekomendasi sejumlah saham untuk perdagangan hari ini.

Prediksi IHSG hari ini rawan bergerak turun setelah mengalami kenaikan pada perdagangan sebelumnya. IHSG ditutup menguat 51,39 poin atau 0,77% ke 6.760,32 pada akhir perdagangan Selasa (28/3).

Prediksi IHSG hari ini rawan melemah karena sejumlah sentimen negatif. Salah satu sentimen negatif datang dari bursa Amerika Serikat (AS) yang baru saja menutup perdagangan pagi ini waktu Indonesia.

Wall Street melemah pada hari Selasa karena investor mempertimbangkan komentar dari regulator utama Amerika Serikat (AS) tentang bank-bank yang kesulitan. Para pelaku pasar menjual saham-saham yang terkait dengan teknologi setelah kenaikan kuat baru-baru ini.

Selasa (28/3), Dow Jones Industrial Average turun 37,83 poin atau 0,12% menjadi 32.394,25. Indeks S&P 500 melemah 6,26 poin atau 0,16% menjadi 3.971,27. Nasdaq Composite turun 52,76 poin atau 0,45% menjadi 11.716,08.

Michael Barr, regulator perbankan utama Federal Reserve mengatakan kepada panel Senat bahwa Silicon Valley Bank (SVB) melakukan pekerjaan yang "mengerikan" dalam mengelola risiko sebelum keruntuhannya.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham ADRO, TBIG, EMTK, dan INDY dari RHB Sekuritas, Rabu (29/3)

Saham Apple dan Microsoft bersama dengan saham terkait teknologi lainnya berakhir turun dan menjadi salah satu hambatan terbesar di S&P 500.

"Ini sedikit tindak lanjut dari penurunan saham teknologi kemarin. Anda melihat sedikit aksi ambil untung," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush Securities di Los Angeles kepada Reuters.

Indeks teknologi S&P 500 turun 0,5% pada hari Selasa, memperpanjang penurunan minggu ini. Tetapi, indeks teknologi masih tetap naik tajam untuk kuartal pertama.

Indeks perbankan regional KBW turun 0,2% pada perdagangan yang berakhir pagi waktu Indonesia. Saham First Citizens BancShares Inc naik tipis setelah kemarin saham naik lebih dari 50%. First Citizens mengatakan akan mengakuisisi simpanan dan pinjaman dari Silicon Valley Bank. Saham bank ini dijual tajam setelah masalah SVB mencuat.

Rekomendasi saham

Research Analyst Reliance Sekuritas Ayu Dian menyatakan, salah satu saham yang perlu dipantau pada perdagangan hari ini adalah sektor konsumsi. Belakangan ini harga saham sektor konsumsi melemah karena laporan kinerja yang kurang oke.

Beberapa emiten barang konsumsi telah merilis kinerja keuangan tahun 2022 antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Ketiga emiten tersebut mengalami penurunan laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya.

ICBP misalnya mencetak kenaikan penjualan sebesar 14% pada 2022 menjadi Rp 64,8 triliun, dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 56,8 triliun. Sementara laba bersih emiten ini mengalami penurunan 27,8% menjadi Rp 5,7 triliun dari tahun sebelumnya Rp 7,9 triliun.

Baca Juga: Laba Bersih Indofood Sukses Makmur (INDF) Turun, Ini Kata Analis

Di sisi lain, INDF mengalami kenaikan penjualan sebesar 11,6% mencapai Rp 110,8 triliun dibanding tahun 2021 sebesar Rp 99,3 triliun. Namun, laba bersihnya mengalami penurunan 18,16% menjadi Rp 9,19 triliun dari tahun sebelumnya Rp 11,23 triliun. 

UNVR juga mencetak kenaikan penjualan sebesar 4,3% menjadi Rp 41,2 triliun dari Rp 39,5 triliun pada tahun 2021, tetapi laba bersih UNVR mengalami penurunan 6,78% menjadi 5,36 triliun dibanding tahun 2021 yang cetak laba bersih sebesar Rp 5,75 triliun. 

Ayu menyebut penurunan pada laba bersih ICBP dan INDF didorong oleh kenaikan pada beban keuangan yang masing-masing naik 177% YoY dan 215% YoY. 

Kenaikan pada beban keuangan ini terjadi setelah ICBP mengakuisisi Pinehill dengan mengeluarkan obligasi berdenominasi dollar. 

Ayu memprediksi sektor konsumsi dapat membaik di tengah kurs Rupiah yang mulai mengalami penguatan sejak awal tahun di tengah Dollar indeks yang terus mengalami pelemahan. 

“Selain itu harga soft commodities yang telah kembali ke level normal dapat mendorong perbaikan margin perusahaan konsumsi untuk tahun ini,” kata Ayu pada Kontan Selasa (28/3).

Itulah prediksi IHSG dan rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini, Rabu 29 Maret 2023. Ingat, segala risiko investasi atas rekomendasi saham di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Dengan itu, Ayu merekomendasikan ICBP dengan target harga Rp 10.400, INDF dengan target harga Rp 6.650, dan UNVR dengan target harga Rp 4.440.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×