kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.763   2,00   0,01%
  • IDX 6.441   -21,64   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -9,90   -1,16%
  • LQ45 640   -8,38   -1,29%
  • ISSI 226   1,52   0,68%
  • IDX30 355   -4,88   -1,36%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,14   -1,18%
  • IDXV30 123   -0,98   -0,79%
  • IDXQ30 115   -1,67   -1,44%

Posisi rupiah masih rawan koreksi


Senin, 27 Juni 2016 / 06:20 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dampak Brexit diprediksi kembali mempengaruhi pergerakan rupiah di awal pekan ini. Selanjutnya rupiah berharap pada pengesahan tax amnesty.

Di pasar spot, Jumat (24/6) rupiah tergerus 1,08% menjadi Rp 13.391 per dollar AS. Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,21% ke Rp 13.296 per dollar AS.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, mengatakan, pelemahan rupiah hanya terjadi sementara, mengingat hubungan Inggris dengan Indonesia tak terlalu besar.

"Karena Brexit adalah peristiwa global, dampaknya sampai ke emerging market," tuturnya.

Meski demikian, efek Brexit dapat mempengaruhi rupiah hingga awal pekan lantaran belum ada rilis data ekonomi dalam negeri. "Isu positif dari internal adalah kemungkinan pengesahan tax amnesty," terang Faisyal.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memaparkan, bila dampak Brexit berlangsung cukup lama, BI kemungkinan melakukan intervensi. Sementara dari sisi i fundamental ekonomi Indonesia menurut Josua, sudah cukup baik, sehingga kuat menahan gempuran akibat Brexit.

Meski demikian Josua memprediksi, rupiah pada Senin (27/6) masih berpotensi kembali melemah dan bergerak di kisaran Rp 13.250 - Rp 13.450 per dollar AS. Senada, Faisyal memprediksi, rupiah melemah dan bergerak di level Rp 13.300 - Rp 13.600 per dollar AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×