kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Posisi euro semakin tertekan setelah rating Spanyol terpangkas


Jumat, 14 Oktober 2011 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pergerakan euro pagi ini melemah. Dengan demikian, euro sudah keok selama dua hari berturut-turut. Pada pukul 09.47 waktu Tokyo, euro melemah 0,3% menjadi US$ 1,3738.

Meski begitu, sepanjang pekan ini, euro sudah menguat 2,7%. Euro juga melemah terhadap yen sebesar 0,2% menjadi 105,72 yen setekah kemarin keok 0,6% menjadi 105,95 kemarin. Sedangkan dollar menguat 0,1% menjadi 78,96 yen.

Pelemahan euro terjadi setelah Standard & Poor's memangkas kredit utang Spanyol dari AA menjadi AA- dengan outlook negatif. "Penurunan kredit utang tersebut akan menjadi sentimen negatif bagi Eropa. Euro masih akan terus tertekan, saya melihatnya di bawah level US$ 1,3150," papar Imre Speizer, strategist Westpac Banking Corp di Auckland.

Asal tahu saja, S&P sudah tiga kali memangkas rating utang Spanyol sejak 2009, saat Spanyol kehilangan peringkat AAA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×