kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Platform Aset Digital Asal Hong Kong Mengakuisisi Exchanger Kripto Indonesia


Senin, 06 Oktober 2025 / 12:18 WIB
Platform Aset Digital Asal Hong Kong Mengakuisisi Exchanger Kripto Indonesia
ILUSTRASI. Representation of cryptocurrencies are seen in this illustration photo taken in Krakow, Poland on September 28, 2021. (Photo illustration by Jakub Porzycki/NurPhoto)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  OSL Group, platform aset digital berbasis di Hong Kong, telah menyelesaikan akuisisi secara tidak langsung melalui pemegang saham mayoritas Koinsayang, exchanger kripto Indonesia. Akuisisi itu melalui penerbitan sekitar 9,26 juta sahai.

Akuisisi ini memberikan OSL Group lisensi untuk perdagangan mata uang kripto dan derivatif. Mendukung ekspansi strategisnya di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Transaksi ini memberikan OSL Group persetujuan regulasi penuh untuk beroperasi di Indonesia. Sekaligus membangun fondasi bagi pengembangan bidang, seperti tokenisasi aset dunia nyata alias real world asset (RWA) dan PayFi.

Menurut Asosiasi Blockchain Indonesia, Indonesia menyumbang 10,1% dari minat global terhadap RWA. Menempati peringkat ketiga di dunia.

Baca Juga: Melihat Potensi Kripto Meme Coin di Bulan Oktober Panca Harganya Melambung Tinggi
 
Dengan menggabungkan kehadiran pasar lokal Koinsayang denganm teknologi serta pengalaman regulasi OSL, perusahaan mencoba menghadirkan produk keuangan teregulasi untuk memperluas cakupan klien serta memperkuat adopsi blockchain dan standar kepatuhan di kawasan.

Akuisisi ini juga mendiversifikasi aliran pendapatan, memperluas basis pengguna, dan memperkuat daya saing internasional OSL Group.

Ivan Wong, Chief Financial Officer OSL Group mengatakan, Indonesia menawarkan skala dan struktur, serta memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan TradFi dan Web3 serta mengakses pembayaran kripto teregulasi. Hal ini sejalan dengan strategi ekspansi global berbasis kepatuhan yang dijalankan OSL Group.

"Basis pengguna keuangan digital yang besar, penetrasi Internet yang kuat, serta kerangka regulasi yang relatif jelas menjadikan Indonesia sebagai pasar ideal. Sekaligus salah satu pusat regional utama di Asia Tenggara untuk layanan aset digital," terang Ivan, dalam riis ke Kontan.co.id, Minggu (5/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×