kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Petrosea (PTRO) menyiapkan dana US$ 2 juta untuk buyback saham


Rabu, 10 Juni 2020 / 21:56 WIB
ILUSTRASI. Petrosea (PTRO) akan membeli kembali saham dalam jangka waktu tiga bulan, mulai dari 11 Juni-8 September 2020.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Emiten konstruksi dan jasa pertambangan PT Petrosea Tbk (PTRO) akan membeli kembali (buyback) saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar-besarnya US$ 2 juta. Nilai tersebut setara Rp 30 miliar dengan asumsi kurs Rp 15.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sesuai SEOJK No. 3 Tahun 2020, jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh Petrosea tidak akan melebihi 20% dari modal disetor. Buyback saham ini bakal dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu tiga bulan, mulai dari 11 Juni 2020 sampai dengan 8 September 2020.

Anggota Indika Energy Group ini akan membeli kembali saham-saham tersebut pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen. PTRO menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai perantara perdagangan efek. Buyback saham bakal dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya.

Baca Juga: Petrosea (PTRO) Sempat Hentikan Operasional di Proyek Tabang Karena Imbas Covid-19

Berdasarkan keterbukaan informasi Petrosea, Rabu (10/6), dana  buyback yang sebesar US$ 2 juta bersumber dari kas internal. Nilai tersebut belum termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham, komisi broker, serta biaya lainnya.

Meskipun begitu, manajemen PTRO yakin, realisasi buyback ini tidak akan memberi dampak negatif yang material pada kegiatan usaha perusahaan. Alasannya, PTRO memiliki modal kerja yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi ini bersamaan dengan kegiatan usaha.

Baca Juga: Laba Petrosea (PTRO) naik 36,25% meski pendapatan tergerus sepanjang kuartal I 2020

Sebagai gambaran, per akhir 2019, aset PTRO mencapai US$ 551,04 juta dengan ekuitas US$ 212,56 juta dan laba tahun berjalan US$ 31,32 juta. Selain itu, potensi kerugian dari pengalihan aset berupa kas menjadi treasury stock diperkirakan tidak akan memengaruhi pendapatan perusahaan secara signifikan.

Langkah buyback saham ini diambil sehubungan dengan kondisi perdagangan saham di BEI yang sejak awal tahun 2020 berfluktuasi signifikan. Sepanjang tahun ini, harga saham PTRO merosot 20,87% ke posisi Rp 1.270 per saham hingga perdagangan Rabu (10/6).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×