kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Pertahanan minyak jebol, turun 3,56% di New York


Kamis, 01 September 2016 / 08:01 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pertahanan minyak jebol lagi. Tadi malam (31/8) di New York, harga minyak dunia mengalami penurunan sebesar 3% lebih.

Mengutip data CNBC, harga minyak WTI ditutup dengan penurunan US$ 1,65 atau 3,56% menjadi US$ 44,70 per barel.

Sedangkan harga minyak Brent ditutup turun 2,75% menjadi US$ 47,04 sebarel.

Meski demikian, sepanjang Agustus, harga minyak Brent sudah naik 11% dan WTI naik 8%.

Anjloknya harga minyak terjadi setelah data yang dirilis pemerintah AS menunjukkan adanya penambahan cadangan minyak AS yang lebih besar dari prediksi. Di sisi lain, jumlah penurunan bensin hanya sedikit.

Harga minyak tertekan sejak awal pekan akibat penguatan dollar serta ekspektasi kesepakatan pembekuan produksi minyak oleh anggota OPEC. Selain itu, analis menilai, data mengenai supply-demand dari Energy Information Administration dapat memicu tren bearish harga minyak.

EIA bilang, cadangan minyak AS akan naik untuk dua pekan beruntun ke posisi 2,3 juta barel pada pekan lalu. Angka ini jauh lebih tinggi dari ekspektasi analis yang meramal kenaikan sebesar 921.000 barel.

"Saya akan menyebut hal ini tiga faktor bearish minyak," jelas Tariq Zahir, trader Tyche Capital Advisors di New York.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×