kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Permintaan terus meningkat, harga nikel menguat tajam

Senin, 25 Juni 2018 / 21:00 WIB

Permintaan terus meningkat, harga nikel menguat tajam
ILUSTRASI. Pabrik Feronikel Antam



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas nikel melonjak naik di tengah sentimen negatif yang membebani harga logam industri lainnya. Tingginya permintaan di saat kondisi suplai kurang memadai, membuat prospek harga nikel jadi yang paling cerah di antara logam sesamanya.

Mengutip Bloomberg, Jumat (22/6), harga nikel kontrak pengiriman tiga bulanan di London Metal Exchange (LME) ditutup di level US$ 15.265 per metrik ton atau lompat 1,83% dibanding hari sebelumnya. Dalam sepekan, harga nikel juga mencatat kenaikan 0,53%.


Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan, penguatan harga nikel didorong oleh tingkat permintaannya yang masih tinggi. "Maklum, nikel itu bahan campuran untuk baja ringan dan otomotif sehingga kebutuhannya besar dan meningkat terus," ujar Ibrahim, Senin (25/6).

Dus, tingginya permintaan global terhadap nikel tak diimbangi pasokan yang meningkat pula. Sebagai salah satu negara penghasil nikel terbesar, Filipina tengah mengalami musim penghujan. Ini membuat proses pengangkutan pasir nikel dan produksi secara keseluruhan di sana cenderung terhambat.

LME juga mencatat, cadangan nikel sepanjang pekan lalu hanya naik tipis sebanyak 234 ton menjadi 274.242 ton.

Namun, Ibrahim melihat, penguatan harga nikel tidak akan bertahan lama. "Bulan depan kemungkinan besar akan terkoreksi karena investor cenderung hedging ke komoditas lain saat harga sudah terlalu tinggi," kata dia.

Sentimen perang dagang antara AS, China, dan Eropa juga masih menghantui harga komoditas, termasuk nikel sebagai logam industri. Potensi perlambatan perekonomian China, menurut Ibrahim, berpeluang memukul harga komoditas.

Ibrahim memproyeksi, sepanjang kuartal ketiga mendatang, harga nikel akan bergerak di kisaran US$ 14.800-US$ 16.200. "Rentangnya memang besar karena selama ini pergerakannya juga volatile. Nikel berpotensi alami profit taking dalam waktu jangka pendek ini," kata Ibrahim.


Reporter: Grace Olivia
Editor: Wahyu Rahmawati

NIKEL

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0543 || diagnostic_web = 0.2990

Close [X]
×