kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Perlu tambahan aturan buat tampung dana repatriasi


Senin, 02 Mei 2016 / 20:41 WIB
Perlu tambahan aturan buat tampung dana repatriasi


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Niat Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengusulkan repatriasi dana pengampunan pajak atau tax amnesty ditempatkan pada reksadana membutuhkan aturan tambahan.

Pasalnya, beleid otoritas jasa keuangan (OJK) saat ini memperbolehkan investor reksadana konvensional melepas kepemilikannya (redemption) setiap saat. "Kecuali reksadana terproteksi yang bisa melakukan locked up," ujar Direktur Infovesta Utama Parto Kawito, Senin (2/5).

Parto mengatakan pasar reksadana terancam mengalami volatilitas apabila dana repatriasi tidak dikunci. "Akibatnya investor tax amnesty akan rugi sehingga enggan mengikuti tax amnesty pada waktu berikutnya," tutur Parto.

Tak hanya itu, redemption secara mendadak serta dalam jumlah besar juga akan berdampak terhadap turunnya return reksadana.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya mengusulkan dana repatriasi dalam reksadana dikunci atau locked up hingga lima tahun.

Parto melanjutkan perlu adanya reksadana khusus guna menampung dana repatriasi. Produk tersebut berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK) yang menerapkan redemption fee besar pada satu tahun pertama.

Selain itu juga perlu diatur agar redemption hanya dapat dilakukan secara langsung melalui manajer investasi. "Apabila tidak dibuatkan reksadana khusus, akan terjadi diskriminasi dengan investor lain," ujar Parto. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×