kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Perkasa, rupiah Jisdor menguat 0,25% ke Rp 14.431 per dolar AS pada hari ini (4/5)


Selasa, 04 Mei 2021 / 15:37 WIB
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor menguat 0,25% ke level Rp 14.431 per dolar AS pada hari ini


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) tampil perkasa pada hari ini. Selasa (4/5), rupiah Jisdor berada di level Rp 14.431 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor menguat 0,25% dibanding posisi pada hari sebelumnya di Rp 14.467 per dolar AS. Pergerakan ini sejalan dengan rupiah di pasar spot yang ditutup menguat 0,14% ke Rp 14.430 per dolar AS.

Namun, pergerakan mata uang di kawasan cenderung melemah pada hari ini. Hingga pukul 15.30 WIB, dolar Singapura menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,38%.

Berikutnya, ringgit Malaysia anjlok 0,34% dan yen Jepang koreksi 0,25%. Kemudian baht Thailand melemah 0,14% terhadap the greenback.

Baca Juga: Rupiah ditutup menguat 0,14% ke Rp 14.430 per dolar AS pada hari ini (4/5)

Selanjutnya, dolar Taiwan dan dolar Hong Kong terlihat terdepresiasi, masing-masing 0,04% dan 0,01% pada perdagangan sore ini.

Sementara itu, won Korea Selatan berada satu tingkat di bawah rupiah, setelah ditutup naik 0,07%. Diikuti peso Filipina yang terkerek 0,01% dan rupee India yang menguat tipis 0,005% terhadap dolar AS.

Selanjutnya: IHSG menguat 0,19% ke 5.963 pada Selasa (4/5), investor asing mencatat net buy

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×