kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Pergerakan rupiah pada Jumat (11/6) akan ditentukan oleh rilis data inflasi AS


Kamis, 10 Juni 2021 / 18:48 WIB
Pergerakan rupiah pada Jumat (11/6) akan ditentukan oleh rilis data inflasi AS
ILUSTRASI. Uang rupiah.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berhasil mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (10/6) dengan penguatan. Di pasar spot, rupiah tercatat ditutup di level Rp 14.248 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,05% dibanding penutupan sebelumnya.

Sementara di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah juga berhasil mencatatkan kinerja positif. Mata uang Garuda ini ditutup terapresiasi 0,15% ke level Rp 14.240 per dolar AS. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual melihat pada perdagangan besok, Jumat (11/6) rupiah berpotensi mengalami pelemahan. Menurutnya, sentimen eksternal masih akan menjadi salah satu penggerak utama untuk perdagangan esok. Salah satunya adalah rilis data ekonomi AS pada nanti malam. 

Baca Juga: Jika data inflasi AS sesuai ekspektasi, rupiah berpotensi menguat pada Jumat (11/6)

“Nanti malam akan ada rilis data inflasi AS secara bulanan. Saat ini pasar mengekspektasikan angkanya akan lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya,” kata David ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (10/6).

Jika ternyata rilis data tersebut sesuai ekspektasi, David melihat rupiah berpotensi mengalami pelemahan. Kendati begitu, ia memperkirakan pelemahan rupiah tidak akan signifikan.

David memproyeksikan, rupiah pada esok hari akan diperdagangkan pada rentang Rp 14.230 - Rp 14.280 per dolar AS.

Selanjutnya: Rupiah Jisdor menguat 0,15% ke Rp 14.240 per dolar AS pada perdagangan Kamis (10/6)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×