kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pergerakan mendatar rupiah akan bertahan sampai besok


Selasa, 11 Februari 2020 / 21:06 WIB
Pergerakan mendatar rupiah akan bertahan sampai besok
ILUSTRASI. Petugas menata tumpukan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Selasa (11/2), rupiah spot menguat 0,27% ke Rp 13.675 per dolar AS.

Reporter: Arvin Nugroho | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali menguat setelah sempat naik ke atas Rp 13.700 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini. Selasa (11/2), rupiah spot menguat 0,27% ke Rp 13.675 per dolar AS. Kurs tengah Bank Indonesia pun menunjukkan penguatan rupiah sebesar 0,16% juga mencatat rupiah bergerak menguat di Rp 13.686 per dolar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, penguatan rupiah tak terlepas dari penguatan bursa saham global. Dampaknya, sebagian mata uang di Asia menguat.

Penguatan rupiah juga ditopang oleh menguatnya pasar obligasi dengan yield SUN 10 tahun yang turun tipis. IBPA mencatat yield SUN 10 tahun turun di level 6,56%.

Baca Juga: Kurs rupiah hanya akan bergerak tipis pada Rabu (12/2)

“Pelaku pasar cenderung mengapresiasi perbaikan current account deficit 2019 serta afirmasi peringkat utang Indonesia oleh Moody's,” terang Josua. Moody's menegaskan peringkat utang Indonesia di posisi investment grade dengan outlook stabil.

Perkembangan wabah virus corona juga akan selalu menjadi tekanan. Namun, pergerakan rupiah kemungkinan akan relatif sama seperti Selasa (11/2). Josua memperkirakan nilai rupiah bergerak di rentang Rp 13.625 per dolar AS–Rp 13.725 per AS.

Baca Juga: Sentimen internal dorong penguatan rupiah ke level Rp 13.675 per dolar AS




TERBARU

Close [X]
×