kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pergerakan mata uang di Asia bervariasi, rupiah dibuka melemah tipis 0,03%


Selasa, 09 Februari 2021 / 09:30 WIB


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan mata uang di kawasan cenderung bervariasi pada perdagangan hari ini. Selasa (9/2) pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan masih melanjutkan keperkasaannya dan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan.

Won terlihat menguat 0,32% terhadap the greenback. Selanjutnya, ringgit Malaysia yang naik 0,13% dan yen Jepang yang menanjak 0,11%. 

Disusul, dolar Singapura dan baht Thailand yang terapresiasi masing-masing 0,08% dan 0,03% pada perdagangan pagi ini. 

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah turun 0,05%. Diikuti oleh dolar Taiwan yang terkoreksi 0,04% dan rupiah yang melemah 0,03%.

Baca Juga: Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp 14.008 per dolar AS pada hari ini (9/2)

Pada pembukaan perdagangan hari ini, rupiah di pasar spot langsung berada di level Rp 14.008 per dolar AS. 

Koreksi juga dialami peso Filipina yang terlihat turun tipis 0,002% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong terlihat bergerak dalam rentang sempit dan cenderung stabil dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.

Pergerakan indeks dolar AS sendiri terlihat melemah pada pagi ini. Bahkan indeks the greenback tersebut masih tertahan di bawah level 91 karena bertengger di 90,86.

Selanjutnya: Harga emas Antam hari ini naik Rp 3.000 ke Rp 943.000 per gram, Selasa (9/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×