kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.938
  • EMAS702.000 -0,57%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Perbaiki cashflow, Bumi Resource Mineral targetkan produksi 100.000 ton bijih emas


Kamis, 20 Juni 2019 / 20:01 WIB

Perbaiki cashflow, Bumi Resource Mineral targetkan produksi 100.000 ton bijih emas
ILUSTRASI. Tambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) targetkan 100.000 ton bijih dari proyek tambang emas Citra Palu Minerals di Palu di akhir 2019. Direktur sekaligus Investor Relations BRMS Herwin Hidayat mengatakan proyek di Palu ini ditargetkan mulai beroperasi pada Kuartal IV 2019.

Asal tahu saja Proyek Citra Palu Minerals direncanakan akan memproses bijih menjadi dore bullion yang akan dikirim ke pabrik pengolahan milik ANTAM di Jakarta untuk diproses menjadi emas. Kerjasama ini membuat BMRS tidak perlu membangun smelter. Sampai saat ini proyek Citra Palu Minerals tahap I sudah siap.


"Dengan beroperasinya proyek ini di kuartal IV 2019 mendatang diharapkan bisa memperbaiki cashflow," ujarnya saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (20/6).

Herwin bilang dampaknya terhadap cashflow baru terlihat nanti di 2020. Herwin menjelaskan modal kerja (capex) yang dibutuhkan untuk pembangunan tahap 1 Citra Palu sebesar US$ 15 juta. Sumber dana didapat dari kas internal perusahaan.

Selain itu, upaya yang dilakukan BRMS adalah menyelesaikan masalah rugi bersih yang tercatat di laporan keuangan tahun buku 2018.

Herwin menjelaskan Desember 2018, BRMS telah melunasi salah satu pinjaman terbesar dengan nominal US$ 100 juta ke Credit Suisse. Pelunasan tersebut menyebabkan berkurangnya beban keuangan atau bunga perusahaan. Terlihat juga dari beban keuangan dan beban bunga turun drastis di kuartal 1 2019.

Herwin mengklaim satu-satunya fasilitas pinjaman yang masih tersisa adalah dari Wexler Capital Pte Ltd sebesar US$ 50 juta yang masih dibicarakan skema penyelesaiannya.

"Pelunasan Wexler bisa lewat pembelian saham atau menunggu penyelesaian project," ujarnya.

Ke depannya jika BRMS melunasi fasilitas pinjaman dan beban bunga, rugi bersih akan mengecil dan perusahaan akan membukukan laba ke depannya.

Sebelumnya saham BRMS sempat disuspensi Bursa karena gagal mencetak pendapatan pada kuartal IV 2018 lalu. Namun, pada 12 April 2019 sahamnya kembali diperdagangkan.

Tambahan informasi, pendapatan BRMS di triwulan I 2019 meningkat 52,72% menjadi US$ 1,26 juta dari US$ 825.000 pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

BRMS mampu membukukan laba bersih sebesar US$ 86.650. Pada periode yang sama tahun lalu, BRMS mencetak rugi bersih US$ 4,69 juta.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0752 || diagnostic_web = 0.3453

Close [X]
×