kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Penurunan Dow Jones berlangsung 7 hari beruntun


Rabu, 03 Agustus 2016 / 05:53 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pasar saham AS kembali tertekan pada transaksi perdagangan Selasa (2/8). Mengutip data CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,49% menjadi 18.313,77. Saham top losers pada indeks ini adalah Pfizer. Sedangkan posisi top gainers dihuni oleh ExxonMobil.

Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup turun 0,64% menjadi 2.157,03. Sektor barang konsumen mencatatkan penurunan terdalam di antara sembilan sektor lainnya. Sedangkan sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang bergerak positif.

Adapun indeks Nasdaq ditutup turun 0,9% menjadi 5.137,73.

Penurunan bursa AS terjadi setelah harga minyak ditutup di bawah US$ 40 per barel untuk kali pertama sejak April lalu.

Sekadar informasi, harga minyak West Texas Intermediate ditutup dengan penurunan 1,37% menjadi US$ 39,51 per barel. Pada Senin (1/8) lalu, minyak WTI anjlok lebih dari 3% ke level terendah sejak 20 April.

"Secara keseluruhan, investor mencemaskan mengenai pertumbuhan ekonomi global dan dikombinasi dengan penurunan harga minyak," jelas Kate Warne, investment strategist Edward Jones.

Sedangkan Adam Sarhan, CEO Sarhan Capital menilai, jika penurunan ini jangka pendek, maka itu merupakan koreksi sehat pasar saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×