kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.582   -76,00   -0,43%
  • IDX 6.663   -23,63   -0,35%
  • KOMPAS100 874   -3,24   -0,37%
  • LQ45 662   -3,90   -0,59%
  • ISSI 233   -0,40   -0,17%
  • IDX30 369   -2,92   -0,79%
  • IDXHIDIV20 456   -3,01   -0,66%
  • IDX80 99   -0,51   -0,51%
  • IDXV30 127   -0,62   -0,49%
  • IDXQ30 118   -0,82   -0,69%

Penurunan Dow Jones berlangsung 7 hari beruntun


Rabu, 03 Agustus 2016 / 05:53 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Pasar saham AS kembali tertekan pada transaksi perdagangan Selasa (2/8). Mengutip data CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,49% menjadi 18.313,77. Saham top losers pada indeks ini adalah Pfizer. Sedangkan posisi top gainers dihuni oleh ExxonMobil.

Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup turun 0,64% menjadi 2.157,03. Sektor barang konsumen mencatatkan penurunan terdalam di antara sembilan sektor lainnya. Sedangkan sektor energi menjadi satu-satunya sektor yang bergerak positif.

Adapun indeks Nasdaq ditutup turun 0,9% menjadi 5.137,73.

Penurunan bursa AS terjadi setelah harga minyak ditutup di bawah US$ 40 per barel untuk kali pertama sejak April lalu.

Sekadar informasi, harga minyak West Texas Intermediate ditutup dengan penurunan 1,37% menjadi US$ 39,51 per barel. Pada Senin (1/8) lalu, minyak WTI anjlok lebih dari 3% ke level terendah sejak 20 April.

"Secara keseluruhan, investor mencemaskan mengenai pertumbuhan ekonomi global dan dikombinasi dengan penurunan harga minyak," jelas Kate Warne, investment strategist Edward Jones.

Sedangkan Adam Sarhan, CEO Sarhan Capital menilai, jika penurunan ini jangka pendek, maka itu merupakan koreksi sehat pasar saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×