kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.985   72,00   0,40%
  • IDX 5.641   -2,58   -0,05%
  • KOMPAS100 727   -0,51   -0,07%
  • LQ45 552   -0,61   -0,11%
  • ISSI 197   0,30   0,15%
  • IDX30 314   -0,26   -0,08%
  • IDXHIDIV20 389   -0,39   -0,10%
  • IDX80 83   -0,09   -0,11%
  • IDXV30 107   0,26   0,24%
  • IDXQ30 102   -0,07   -0,07%

Penjualan turun 0,6%, HM Sampoerna (HMSP) cetak pendapatan Rp 106,06 triliun di 2019


Senin, 30 Maret 2020 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. HM Sampoerna


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan produsen rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) turun 0,6% menjadi Rp 106,06 triliun pada 2019. Tahun sebelumnya, penjualan HMSP mencapai Rp 106,74 triliun. 

Hasil ini seiring dengan penjualan ke pasar lokal yang turun 0,6% year on year (yoy) menjadi Rp 105,16 triliun. Segmen ini berkontribusi sebesar 99,2% terhadap pendapatan total HMSP. 

Baca Juga: IHSG berpeluang menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (27/3)

Secara rinci, penjualan domestik HMSP untuk produk sigaret kretek mesin (SKM) pada 2019 hanya naik 0,1% yoy menjadi Rp 74,39 triliun, sementara sigaret putih mesin (SPM) tumbuh 1,5% yoy menjadi Rp 11,07 triliun. Sebaliknya, penjualan sigaret kretek tangan (SKT) merosot 4,4% yoy menjadi Rp 19,69 triliun. 

Kemudian, penjualan ekspor HMSP hanya naik 0,05% yoy, dari Rp 408 miliar pada 2018 menjadi Rp 408,19 miliar. Bahkan penjualan produk lainnya anjlok 7,5% yoy menjadi Rp 490,21 miliar.  

Meskipun begitu, HMSP masih membukukan kenaikan laba bersih 1,4% yoy, dari Rp 13,54 triliun pada 2018 menjadi Rp 13,72 triliun. Sebagai catatan, beban pokok penjualan HMSP turun 1,6% yoy menjadi Rp 79,93 triliun. 

Sementara itu, beban penjualan HMSP naik 5,2% yoy menjadi Rp 6,62 triliun serta beban umum dan administrasi naik 4,9% menjadi Rp 2,42 triliun.

Baca Juga: Ini saham-saham pendorong IHSG dalam sepekan ini

Adapun aset HMSP sepanjang 2019 tumbuh 9,2% yoy menjadi Rp 50,9 triliun. Sejalan dengan utang yang meningkat 35,4% yoy menjadi Rp 15,22 triliun dan ekuitas yang naik 0,9% yoy menjadi Rp 35,68 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×